Kasus tentang judi online memang sedang marak menjadi perbincangan beberapa waktu belakangan ini. Mulai dari orang-orang muda hingga yang sudah berkeluarga, ada saja yang masuk ke dalam perangkap judi online ini.
Sebuah akun di media sosial X (dulunya Twitter) yakni @KuntoAjiW bercerita tentang pengalaman supirnya yang memiliki beberapa teman yang menderita kerugian hingga bercerai lantaran terjerat kasus judi online ini.
“Dapet cerita dari supirku, udah 3 temennya berakhir cerai gara gara judol (judi online). Kita-kita ini bisa bantu gimana ya buat mencegah? Selain nunggu pemerintah bikin kebijakan tegas. Yang kongkret bisa kita lakuin ada kah?” ujar @KuntoAjiW yang meminta saran serta pandangan dari para pengguna lain.
Tweet ini pun ramai ditanggapi oleh para netizen lainnya. Hingga tulisan ini dibuat, tweet ini telah lebih dari 1600 kali diposting ulang, lebih dari 9 ribu suka, serta lebih dari 1,8 juta penayangan.
Para netizen pun ramai memberikan tanggapan serta saran untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali.
1. Sadarkan individu tentang bahaya judi online
Saran pertama datang dari akun @p*** Ia mengatakan bahwa judi online dan prostitusi memiliki dampak negatif yang sama, sehingga perlu menyadarkan individu bahwa keduanya berbahaya.
“Cara mencegahnya: menyadarkan individu individu tentang bahayanya judi online maupun prostitusi, dan menunggu pemerintah membuat regulasi dengan sanksi tegas berkaitan dengan hal tersebut,” ujar pemilik akun @p***.
Ia juga menambahkan warga bisa bertindak konkret sendiri seperti memburu atau membubarkan paksa situs situs judi online, apalagi jika ternyata memiliki badan hukum.
2. Ajak ngobrol dan hilangkan fokusnya dari judi online
Netizen lainnya membagikan pengalamannya saat menghadapi salah satu temannya yang pernah kecanduan judi online.
“Awal awal temen gue juga nyandu. Setiap maen gue ajakin ngobrol sambil gue cengin. Intinya ngilangin fokus dulu, kalau lagi gak maen di setiap obrolan gue masukin topik judol, gue kasih tau itu bisnis jadi mustahil bakan dikasih win terus. Awalnya diketawain lama lama mereka sadar,” ujar pemilik akun @m***.
3. Catat dan laporkan pihak yang terlibat
Ada pula yang menyarankan untuk mencatat serta melaporkan media yang ikut mempromosikan judi online.
“Mulai dari catat rekan media yang promote judi online. Laporkan mereka! Demo kalo bisa sok hayu sampai monas 2 juta orang, lebih krusial tapi masyarakatnya juga diem aja,” tulis pemilik akun @R***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Padu Padan Daily Style ala Pharita BABYMONSTER yang Modis dan Wearable!
-
Laptop Pelajar Januari 2026: Mulai 2 Jutaan, Mana yang Paling Worth It?
-
4 Micellar Water Kandungan Rose Water Bikin Kulit Lembap, Cerah, dan Segar
-
RedMagic 11 Pro Tembus 4 Juta AnTuTu, Seberani Apa Performa HP Gaming Ini?
-
Affordable dan Tahan Lama, 5 Varian Parfum Bonavie yang Cocok Semua Suasana
Terkini
-
John Herdman Mulai Disenggol para Komentator, Barisan 'Ternak STY' Bakal Berbalik Arah?
-
Dibintangi Mawar de Jongh dan Rey Bong, Ini Fakta Menarik Film Adaptasi Novel Khoirul Trian
-
Yeon Woo Jin Tampilkan Dua Sisi Kontras, Peran CEO IT di Drakor Baru Honour
-
One Piece Season 2 Rilis Trailer Baru, Baroque Works Buru Kru Topi Jerami
-
Novel Kencan Kilat: Lika-Liku Mencari Jodoh Lewat Aplikasi Dating