Jahe merupakan salah satu tanaman akar-akaran atau rimpang yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia. Tanaman yang memiliki nama latin Zingiber officinale ini seringkali digunakan sebagai salah satu bumbu atau bahan makanan. Selain itu, tanaman ini juga digolongkan sebagai tanaman herbal yang memiliki beragam khasiat bagi tubuh.
Hal inilah yang membuat jahe seringkali dijadikan obat-obatan tradisional. Akan tetapi, selain digunakan sebagai bumbu dan obat-obatan, ternyata jahe juga memiliki manfaat lain. Berikut 3 manfaat dari tanaman jahe selain untuk obat-obatan dan bumbu dapur.
1. Campuran Pestisida
Selain digunakan sebagai berbagai jenis obat-obatan, jahe juga memiliki kandungan senyawa yang dapat menjadi campuran pestisida.
Menyadur dari artikel dalam jurnal “US National Library of Medicine National Institutes of Health”, jahe yang memiliki usia matang memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat difungsikan sebagai pestisida alami bagi tanaman.
Kandungan minyak atsiri tersebut terdiri dari senyawa geraniol, caprylate, cineol, methyl-heptenone, asetat dan beberapa senyawa lainnya yang memiliki sifat anti hama.
Cara pembuatan pestisida dari jahe ini cukup mudah. Hancurkan sekitar 50-100 gram jahe hingga menjadi bentuk yang cukup halus lalu masukkan ke dalam air steril sebanyak 3 liter. Kemudian masukkan sekitar 3 ml deterjen cair dan diamkan selama beberapa waktu.
Lalu, saring cairan endapan tersebut dan pestisida jahe siap digunakan. Pestisida ini cukup ampuh untuk mengusir ulat, kutu dan kumbang pada tanaman.
2. Bahan Baku Pupuk Organik
Jahe ternyata memiliki manfaat sebagai pupuk organic selain sebagai pestisida alami. Melansir dari artikel dalam “Jurnal Madaniyah”, ampas jahe dapat difungsikan sebagai bahan campuran pada pupuk.
Ampas jahe yang digunakan umumnya merupakan bekas pengolahan minuman ataupun sebagai bahan obat-obatan. Umumnya semua jenis jahe dapat dijadikan pupuk, namun yang paling lumrah merupakan jahe merah.
BACA JUGA: 5 Alat yang Dibutuhkan untuk Membuat Papercraft agar Rapi dan Menarik
Cara pembuatan pupuk organik dari bahan dasar jahe ini cukup mudah. Siapkan ampas jahe kemudian cuci dan dihaluskan. Lalu, campurkan ampas jahe tersebut ke dalam air steril dan ditambahkan larutan molase.
Diamkan selama sekitar 7 hari di wadah tertutup agar terjadi proses fermentasi. Kemudian saring larutan tersebut dan pupuk cair organic dari bahan jahe siap diginakan.
3. Campuran Pakan Ternak
Selain berguna bagi tanaman, jahe juga dapat digunakan sebagai campuran dalam pakan ternak. Mengutip dari situs pertanian.go.id, pemberian jahe sebagai campuran pakan ternak dapat digunakan sebagai penambah imunitas bagi hewan-hewan tersebut.
Umumnya, jahe tersebut dicampurkan ke pakan ternak buatan seperti pelet ataupun dedak pakan. Hewan ternak yang dapat diberikan campuran pakan ternak jahe ini adalah ayam, sapi, kambing maupun bebek.
Nah, itulah beberapa manfaat lain dari jahe selain sebagai obat-obatan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!
-
4 Body Serum dengan Kandungan Superfood untuk Kulit Cerah Bernutrisi
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"