Terjadinya kecelakaan lalu lintas bukan hanya sebab pengendara mengantuk, tidak fokus saat berkendara, atau kelengahan lainnya yang berasal dari pribadi pengguna motornya, namun bisa jadi juga diakibatkan oleh kondisi motor yang tidak prima atau mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, pengguna motor sangat penting mengecek motornya secara rutin dengan cara servis motor untuk menjaga kondisi mesin tetap awet, berkendara lebih aman dan nyaman, agar jarang mengalami kerusakan, dan menghemat biaya pengeluaran.
Servis motor merupakan pengecekan motor secara rutin yang umumnya dilakukan setiap 1 bulan sampai 2 bulan sekali atau pada saat jarak tempuh motor sudah mencapai 2.000 km. Tujuan servis motor ini tentu untuk memastikan motor selalu dalam kondisi prima.
BACA JUGA: Berapa Minimal Service Motor Dilakukan? Berikut Bagian Motor yang Wajib Dicek ke Bengkel
Lebih jelasnya, untuk sepeda motor keluaran tahun 2000-an atau bahkan sebelumnya, service motor harus dilakukan saat jarak tempuhnya mencapai 2000 km. Sedangkan bagi motor matic dan motor bebek keluaran baru, wajib melakukan pemeriksaan dan perawataan ketika jarak tempuh mencapai kurang lebih 4000-5000 km. Sementara untuk motor sport, sebaiknya lakukan servis ketika jarak tempuh sudah mencapai 6000 km.
Servis motor ringan perlu dilakukan secara rutin demi menjaga mesin motor agar tetap tahan lama. Servis ringan ini hanya meliputi bagian tertentu dan tidak harus dilakukan secara bersamaan. Biasanya servis ringan meliputi pergantian oli mesin, kampas rem, langsam, busi motor, suspensi, lampu, filter udara, aki, sampai dengan tekanan ban. Sementara biaya servis motor yang perlu disiapkan untuk servis ringan relatif murah.
Apa saja yang termasuk ke dalam servis ringan rutin? Dan berapa kisaran biaya yang perlu disiapkan? Berikut ini penjelasannya.
1. Tune Up Motor/Servis Motor
Pengecekan secara rutin pada umumnya dilakukan setiap 1 sampai 2 bulan sekali atau pada saat jarak tempuh motor sudah mencapai 2.000 km. Bagian-bagian yang dicek biasanya meliputi kondisi tegangan rantai, tekanan ban, kondisi lampu motor, pengecekan lampu sen, pengecekan fungsi klakson, kondisi alat ECU dan area CVT, dan kondisi saringan udara. Untuk biaya servis ini cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp75ribu-an.
2. Ganti Oli Mesin
Oli mesin merupakan cairan penting untuk motor. Oli mesin memiliki fungsi sebagai pelumas, pelindung, sekaligus pendingin motor. Jadwal pergantian oli mesin idealnya dilakukan 2 atau 3 bulan sekali. Bisa juga dilakukan bersamaan dengan servis rutin.
Pemilihan oli mesin tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan disarankan untuk tidak gonta-ganti merk oli. Harga oli mesin tergantung dari merk dan tipe motor, umumnya dipatok mulai dari Rp50ribu-an sampai dengan Rp150ribu-an.
3. Ganti Oli Gardan
Bagi pengguna motor matic, ganti oli gardan menjadi salah satu hal krusial yang tidak boleh dilewatkan. Oli gardan berfungsi sebagai pelumas gear-gear yang terdapat di dalam CVT. Oli gardan sebetulnya cukup awet jika dibandingkan dengan oli mesin. Disarankan pergantian oli gardan dilakukan setiap jarak tempuh motor sudah mencapai 8.000 km. Harga oli gardan lebih murah dibandingkan dengan oli mesin, yaitu sekitar Rp20ribu-an.
BACA JUGA: Pengen Tahu Kenapa Pohon Palem Indoor selalu Ada di Sudut Bioskop? Berikut Penjelasannya
4. Ganti Kampas Rem
Kampas rem merupakan salah satu hal penting dalam keselamatan berkendara. Kampas rem dianjurkan untuk diganti dengan yang baru normalnya sebulan sekali atau sesuai dengan intensitas penggunaanya. Kampas rem wajib diganti jika ketebalannya sudah menipis dan mulai bergesekan dengan cakram atau tromol.
Harga kampas rem cukup terjangkau, yaitu kampas rem depan cakram Rp45ribu-an, dan kampas rem belakang tromol Rp35ribu-an.
5. Ganti Filter Udara
Filter udara memiliki fungsi sebagai penyaring udara yang masuk ke dalam pembakaran dan mencegah kotoran-kotoran dari luar yang bisa merusak mesin. Untuk biaya ganti filter udara bisa berbeda-beda sesuai daerah masing-masing. Namun, umumnya harga filter udara motor berkisar Rp50ribu-an.
Usai motor diservice secara rutin, biasanya tarikan gas semakin ringan, dan lajunya semakin kencang. Hal ini mempengaruhi kepada ketenangan pengendara saat melakukan perjalanan jauh. Pikirannya tidak lagi dihantui dengan kekhawatiran-kekhawatiran akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dari motor yang sedang dikendarainya.
Dengan melakukan service secara rutin, keselamatan dan keamanan pengendara terjamin. Dari itu, rutin-rutinlah motor kamu diservice agar tenang dan nyaman dalam berkendara. Jika sudah nyaman, motor akan melaju gesit seolah tanpa beban. Selamat berkendara! Jangan lupa service! Dan, utamakan selamat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Rekomendasi HP untuk Game Berat Paling Murah 2026: Anti Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Spesifikasi iQOO Z11x Bocor di Geekbench, Upgrade Chipset ke MediaTek Dimensity 7400
-
5 HP Realme RAM 8 GB Termurah 2026: Performa Ngebut, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP dengan Baterai Jumbo dan RAM Besar, Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
Tecno Camon 50 Series Hadir Hari Ini di Indonesia, Dibekali Sensor Sony LYTIA 700C
Artikel Terkait
-
Catat Penjualan 106.637 Unit, Honda Brio Masih Jadi Penopang Penjualan HPM
-
Berapa Minimal Service Motor Dilakukan? Berikut Bagian Motor yang Wajib Dicek ke Bengkel
-
Segini Biaya Haji dari Tahun ke Tahun, 2024 Bakal Naik Jadi Rp 105 Juta Per Jemaah?
-
Fitur Motor Listrik Volta Mandala Mirip Vespa Matic, Harga dari Rp18Juta-an
-
Komitmen Berikan Dukungan Kepada Rider Berlaga Lokal sampai Internasional, Yamaha Dukung Crosser ke Australia
Lifestyle
-
Game Ngebut, Kamera Tajam! Ini 5 HP 4 Jutaan Terbaik
-
4 Serum Retinal Korea Rahasia Kulit Kencang, Tekstur Halus, dan Awet Muda
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
Samsung Galaxy S26 Series Masuk Indonesia, Pre-Order Resmi Dibuka
-
4 Padu Padan OOTD Long Sleeve ala Kim Min Ju, Modis dan Effortless!
Terkini
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
Rangkap Jabatan dan Hukum: Mengapa Guru Honorer yang Dipidanakan?