Sebagai orang berkacamata, aku sering ditanya "Kenapa repot-repot beli kacamata di optik? Yang murah kan banyak,". Jawabanku, katanya ada harga ada kualitas. Nah, apakah kualitas kacamata yang murah dan yang mahal itu sama?
Jadi gini, setiap lensa kacamata beda dari segi kualitas. Mereka punya variasi dari bahan yang dipakai, proses pembuatan, pelapis, dan desain yang pastinya bisa memengaruhi kualitas dan kinerja kacamata itu sendiri.
Meskipun begitu, kamu enggak harus ikut-ikutan beli yang harganya mahal kalau emang yang murah udah cukup. Melansir dari laman My Eye Wellness, berikut ini perbedaan kacamata murah vs kacamata mahal.
BACA JUGA: 5 Tips dan Trik Menjawab Soal Pilihan Ganda Saat Ujian, yuk Berpikir Cerdas!
1. Kacamata Murah
Kacamata yang harganya lebih murah, umumnya pakai bahan lensa atau frame yang biasa, meskipun begitu masih bisa menolong kamu biar bisa lihat dengan jelas.
Kalau maumu cuma buat memperjelas pengelihatan aja, kacamata ini juga udah oke, kok. Tapi ingat, semakin murah semakin sedikit fitur yang bakal kamu dapat, tinggal sesuaikan aja sama kebutuhan kamu.
Dulu pas masih sekolah, aku pun juga beli kacamata Rp20ribu-an, karena fungsinya ya cuma biar jelas aja kalau lihat tulisan kecil di papan.
BACA JUGA: 5 Trik Makeup Terlihat Soft Glam, Enggak Cakey Apalagi Longsor!
2. Kacamata Mahal
Nah, kalau beli kacamata mahal apa benefitnya? Banyak dong. Kamu bisa konsultasi sama ahlinya, custom frame, tambah fitur kayak anti radiasi, anti gores, photochromic, dan lain-lain.
Kacamata yang kamu dapat juga bakal dibuat dari bahan yang jauh lebih berkualitas, jadi kemungkinan bisa tambah awet juga.
Kacamata mahal ini worth to buy kalau kamu emang perlu kebutuhan-kebutuhan tambahan itu tadi. Aku pun juga gitu, sekarang pas udah jadi mahasiswa, aku butuh kacamata yang enggak cuma buat lihat tulisan aja.
Karena aktifitasku banyak di depan laptop dan HP, otomatis aku butuh fitur anti radiasi, juga biar enggak silau pas dipakai di jalan, aku butuh lensa photochromic.
Nah, itu tadi ulasan tentang kacamata murah vs kacamata mahal. Intinya, tinggal sesuaikan aja sama kebutuhan kamu. Kalau memang cukup beli yang biasa, ya enggak masalah. Tapi kalau butuh banyak fitur lain, aku sarankan beli di optik biar ditangani sama ahlinya langsung.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
-
Bocoran Spesifikasi iQOO 12, HP Snapdragon 8 Gen 3 Pertama di Indonesia
-
Potret Cakep Aaliyah Massaid Bikin Salah Fokus, Mejeng Bareng Mobil Harganya Setara 28 Toyota Avanza Baru
-
Harga Tiket Konser YOASOBI di Jakarta: Dijual 1 Desember, Mulai Rp1,2 Juta
-
AWD vs 4WD: Ini Perbedaan, Kekurangan dan Kelebihan Masing-Masing
-
Harga iPhone Bekas di November 2023, Ada yang Cuma Rp 1 Jutaan!
Lifestyle
-
5 Gaya OOTD Kasual ala Park Jinyoung GOT7, Kece untuk Daily Outfit!
-
Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
5 Panthenol Cleanser untuk Kulit Sensitif yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
-
Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup
Terkini
-
The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz
-
Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas
-
Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat
-
Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru
-
Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik