Berdasarkan keterangan dari GSMArena, Vivo Y500i rilis di Tiongkok beberapa hari yang lalu. HP murah ini dibekali prosesor Snapdragon, baterai jumbo, serta menawarkan fitur kompetitif di segmen HP midrange.
Baterai 7200 mAh menjadi nilai jual utama Vivo Y500i, apalagi didukung pengisian cepat 44W yang relatif jarang di segmen harganya.
Bukan hanya baterai, dapur pacunya juga cukup bertenaga untuk kebutuhan harian. Vivo membekali Y500i dengan Snapdragon 4 Gen 2, RAM hingga 12 GB, serta memori internal sampai 512 GB.
Kombinasi ini cukup untuk aktivitas harian, multitasking, hingga gaming ringan, tapi jelas bukan untuk pengguna yang mengejar performa tinggi.
Bobot 219 gram dan ketebalan 8,49 mm menempatkan Y500i di sisi berat untuk pemakaian harian, terlebih jika dibandingkan dengan ponsel kelas menengah lain yang lebih ramping.
Layarnya berukuran 6,75 inci dengan panel LCD 120Hz beresolusi HD+. Refresh rate tinggi memang memberi kesan mulus, tetapi resolusi HD+ di layar sebesar ini berpotensi membuat tampilan terasa kurang tajam, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan Full HD+.
"As per the China Telecom listing, the Vivo Y500i carries the model number V2531A and measures 166.64 x 78.43 x 8.39mm, with a weight of around 219 grams. It features a large 6.75-inch display with an HD+ resolution of 1570 x 720 pixels. For security, the device is listed with a side-facing fingerprint sensor," dikutip dari Gizmochina, beberapa hari yang lalu.
Dapat diketahui dari data China Telecom, Vivo Y500i memiliki nomor model V2531A dan berukuran 166,64 x 78,43 x 8,39 mm, dengan berat sekitar 219 gram. Ponsel ini memiliki layar besar 6,75 inci dengan resolusi HD+ 1570 x 720 piksel. Untuk keamanan, perangkat ini dilengkapi dengan sensor sidik jari di samping.
Di sektor kamera, Vivo Y500i memiliki kamera belakang tunggal 50 megapiksel, dipadukan dengan kamera depan 5 megapiksel untuk swafoto dan panggilan video. Dari segi desain, tampaknya ini adalah Vivo S50 yang lebih canggih, yang baru-baru ini diluncurkan di Tiongkok.
Vivo Y500i punya nilai tambah lewat sertifikasi IP68/69, SGS Gold Label 5-star untuk durabilitas, serta fitur seperti infrared sensor dan jack audio 3,5 mm yang kini makin jarang ditemukan.
Dari sisi perangkat lunak, perangkat ini dipastikan menjalankan Android 16 sejak awal, menjadikannya salah satu dari sedikit ponsel pintar kelas menengah yang diharapkan hadir dengan versi Android terbaru.
Fitur lain yang disebutkan termasuk Wi-Fi, Bluetooth, NFC, dan port USB Type-C. Vivo Y500i akan tersedia dalam pilihan warna seperti Obsidian Black, Galaxy Silver, Near-Gold Brown, dan Wind Feather Gold dengan harga mulai sekitar Rp 3 jutaan (harga Tiongkok).
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Motorola Edge 70 Fusion Rilis: Bawa Chip Snapdragon 7s dan Kamera Sony 50MP
-
5 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Pilihan Terjangkau 2026 dengan Performa Tahan Lama
-
Honor Robot Phone Hadir: HP dengan Sistem Gimbal 4DoF dan Sensor Kamera 200MP
-
Cerpen Putik Safron di Sayap Izrail: Kematian Sang Marbut di Tengah Pandemi
-
5 Rekomendasi HP Xiaomi RAM 8 GB Performa Terbaik 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
Artikel Terkait
-
5 HP Lipat Termurah 2026 dengan Desain Futuristik dan Spek Dewa
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Rp2 Jutaan yang Tampak Mewah
-
6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
-
Adu Chipset Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3: 'Jantungnya' HP Flagship, Mana Paling Gacor?
-
Oppo Reno 15 vs iPhone 15: Duel HP Kelas Menengah Premium, Siapa Juaranya?
Lifestyle
-
4 Toner Trehalose Berikan Hidrasi Ekstra agar Cegah Kulit Kering saat Puasa
-
Premium ala Flagship, Harga Tetap Bersahabat: Vivo V70 Kini Lebih Sempurna
-
Simpel tapi Stylish, 4 Ide Denim Look Kasual ala Mimi OH MY GIRL
-
Siap Cantik Saat Lebaran: 5 Lipstik Transferproof Tahan Minyak dan Keringat
-
4 Moisturizer Mampu Bikin Glowing dan Sehat saat Jelang Lebaran Idulfitri
Terkini
-
Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Film War Machine: Latihan Militer Mendadak Berubah Jadi Teror Robot