Awal 2026 benar-benar jadi periode yang bikin banyak calon pembeli laptop gaming mengelus dada. Prediksi soal kelangkaan chip RAM yang sempat ramai dibahas akhir 2025 ternyata bukan sekadar gosip forum. Harga RAM naik, stok menipis, dan efek dominonya langsung terasa ke harga laptop baru. Seri yang tahun lalu masih dianggap terjangkau, sekarang tiba-tiba naik.
Kondisinya memang agak absurd. RAM SODIMM 8 GB yang dulu cuma ratusan ribu, sekarang bisa tembus 1,5 sampai 2 jutaan. Artinya, laptop yang masih pakai RAM 8 GB bawaan otomatis jadi kurang relevan, sementara upgrade ke 16 GB terasa makin berat di kantong. Tapi kabar baiknya, tidak semua laptop ikut terseret kenaikan harga ini. Masih ada beberapa model gaming entry level di kisaran 10–12 jutaan yang relatif aman dan layak dilirik di Februari 2026.
1. Asus Gaming K16
Laptop pertama yang menarik perhatian adalah Asus Gaming K16 K3605 VC. Ini bisa dibilang salah satu unit paling “selamat” dari badai kenaikan harga.
Dengan dibanderol sekitar Rp10,5 jutaan, Asus masih berani memasang RTX 3050 dan prosesor Core i5-13420H seri H yang bukan kelas hemat daya. Untuk ukuran laptop di 2026, kombinasi ini masih sangat relevan buat gaming kompetitif, desain grafis ringan, sampai kebutuhan mahasiswa sehari-hari.
Layarnya juga jadi nilai jual tersendiri. Panel 16 inci dengan rasio 16:10 bikin area kerja terasa lebih lega dibanding laptop 15,6 inci konvensional. Buat yang sering ngetik, ngoding, atau buka banyak aplikasi sekaligus, format layar ini jauh lebih nyaman di mata.
Sayangnya, Asus masih menyertakan RAM 8 GB onboard. Memang ada satu slot kosong, tapi dengan harga RAM yang lagi tidak ramah, upgrade jadi PR tersendiri. Baterai 50 Wh juga bukan yang paling tahan lama, jadi laptop ini lebih cocok untuk pemakaian dekat colokan.
2. MSI B13UC
Beranjak ke opsi berikutnya, ada MSI B13UC dengan harga sekitar Rp11 jutaan. Di atas kertas spesifikasinya mirip dengan Asus sebelumnya, i5 H-series dan RTX 3050.
Namun ada satu hal yang perlu dicatat, laptop ini hanya mengandalkan sistem pendingin single fan. Untuk kombinasi CPU dan GPU kelas gaming, konfigurasi seperti ini cukup berisiko.
Dalam penggunaan ringan mungkin aman, tapi saat dipakai main game berat dalam waktu lama, potensi thermal throttling cukup besar. Artinya performa bisa turun karena suhu terlalu tinggi.
Laptop ini lebih cocok untuk pengguna yang main game sesekali, di ruangan ber-AC, dan bukan tipe yang hajar rata setting ultra berjam-jam.
3. HP Victus 15
Kalau bicara opsi paling rasional saat ini, HP Victus 15 FA2716TX layak berada di urutan teratas. Harganya memang sedikit lebih mahal di kisaran Rp11,6 jutaan, tapi sudah membawa RAM 16 GB dual channel langsung dari pabrik. Di era harga RAM yang tidak masuk akal, poin ini terasa seperti napas segar.
Ditambah lagi, RTX 3050 yang dipakai adalah varian 6 GB VRAM, bukan 4 GB. Di game modern, kapasitas VRAM mulai jadi faktor penting, terutama untuk tekstur resolusi tinggi.
Kelemahannya ada di layar yang masih standar 62,5% sRGB, jadi kurang cocok buat editor video serius. Tapi untuk gamer dan pengguna umum, kombinasi performa dan kapasitas RAM-nya sudah paling aman tanpa perlu keluar biaya tambahan.
4. Lenovo LOQ 15 Essential
Selanjutnya ada Lenovo LOQ 15 Essential yang bermain di harga sekitar Rp11,8 jutaan. Daya tarik utamanya ada di prosesor i5-12450HX. Seri HX ini punya power limit lebih tinggi dibanding H biasa, sehingga performa CPU-nya lebih galak untuk simulasi berat atau kerja produktif.
RTX 3050 di laptop ini juga punya TGP 65 watt, lebih tinggi dibanding beberapa kompetitor. Secara teori performa gaming-nya harusnya lebih baik. Namun lagi-lagi, versi Essential ini cuma pakai single fan. Dengan karakter CPU HX yang cukup panas, pengguna harus pintar mengatur mode performa agar suhu tetap terkendali.
5. Acer Nitro Lite 16
Dari semua nama di atas, Acer Nitro Lite 16 bisa dibilang yang paling menggoda. Dengan harga sedikit di atas Rp12 jutaan, laptop ini sudah membawa RAM 16 GB DDR5, RTX 3050 6 GB, dan layar 100% sRGB 180 Hz. Kombinasi yang jarang ditemui di kelas entry level.
Akurasi warna layarnya sudah layak untuk kerja kreatif, refresh rate tinggi bikin pengalaman gaming lebih mulus, dan sistem pendingin dual fan membuatnya lebih stabil saat digeber. Memang bodinya relatif tipis sehingga tetap bisa panas di beban ekstrem, tapi secara keseluruhan ini paket paling seimbang untuk jangka panjang.
Di tengah harga komponen yang tidak jelas arahnya, memilih laptop gaming sekarang memang butuh strategi. Kalau prioritasnya harga termurah, Asus K16 masih jadi pintu masuk terbaik. Tapi kalau ingin lebih aman tanpa pusing upgrade RAM, HP Victus 15 dan Acer Nitro Lite 16 jauh lebih masuk akal.
Yang jelas, beli laptop di 2026 bukan cuma soal spek, tapi juga soal waktu. Harga bisa berubah sewaktu-waktu, entah karena RAM, kurs, atau hal lainnya. Jadi kalau budget sudah ada, pilih sesuai kebutuhan, bukan sekadar gengsi merek.
Baca Juga
-
7 HP Snapdragon Terbaik: Budget Minim, Spek Maksimal
-
Gak Masuk Akal! 5 HP Flagship Killer Paling Worth It Saat Ini
-
Jangan Asal Beli! Ini Headset Wireless 1 Jutaan Paling Worth It
-
Review Acer Nitro V 16S AI: Laptop Gaming yang Juga Jago Buat Kerja
-
Rekomendasi Tablet Rp4 sampai 6 Jutaan di 2026: Kerja Seharian Tanpa Colokan
Artikel Terkait
-
HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15
-
Review Acer Nitro V 16S AI: Laptop Gaming yang Juga Jago Buat Kerja
-
Laptop Merek Apa yang Bagus? Ini 5 Rekomendasinya Buat Kuliah dan Kerja Harga Rp5 Juta ke Bawah
-
Review HP OMEN 16: Apakah Layak Jadi Pengganti OMEN MAX?
-
5 Laptop 9 Jutaan Paling Masuk Akal buat Kerja dan Tipis Gaming
Lifestyle
-
7 HP Snapdragon Terbaik: Budget Minim, Spek Maksimal
-
Tak Hanya Angpao, Ini 5 Inspirasi Kado Imlek yang Penuh Makna
-
Gak Masuk Akal! 5 HP Flagship Killer Paling Worth It Saat Ini
-
Jangan Asal Beli! Ini Headset Wireless 1 Jutaan Paling Worth It
-
Long Weekend ke Sukabumi? 5 Spot Seru Dekat Stasiun yang Bisa Kamu Kunjungi
Terkini
-
Jadi Cinta Pertama, Park Jinyoung dan Kim Min Ju Gagal Move On di Shining
-
Sinopsis The Art of Sarah, Rahasia Besar dari Kaum Elite di Seoul
-
Film Waru: Sebuah Perjanjian Pesugihan Berdarah yang Mematikan!
-
Manga Horor Klasik Hyakki Yakou Shou Diadaptasi Jadi Anime, Tayang April
-
Lim Subeen Single's Inferno 5 Berpeluang Main Drama Bareng Kim Woo Bin