Memasuki awal tahun 2026, pasar laptop di harga Rp9 jutaan berada di posisi yang cukup unik. Di satu sisi, kelas harga ini masih jadi incaran banyak pengguna, mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, hingga content creator pemula. Namun di sisi lain, kenaikan harga komponen membuat ekspektasi harus sedikit diturunkan.
Jika beberapa tahun lalu laptop 9 jutaan identik dengan performa agresif, kini fokusnya bergeser ke laptop kerja yang matang, efisien, dan serba bisa.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada opsi menarik. Justru di sinilah kita ditantang untuk memilih laptop dengan value paling masuk akal.
1. Acer Aspire Go 14 AI
Acer Aspire Go 14 AI menjadi pembuka yang cukup menjanjikan. Laptop ini langsung mencuri perhatian karena sudah mengusung prosesor Intel Core 5 125H berbasis arsitektur terbaru, lengkap dengan NPU khusus AI.
Performanya berada di kisaran 9.600 poin Cinebench R23 multicore, angka yang tergolong solid untuk kelas Rp9 jutaan.
Dalam penggunaan harian, laptop ini terasa responsif untuk multitasking berat, mulai dari kerja dokumen, editing ringan, hingga pemanfaatan fitur AI yang semakin relevan ke depan.
Salah satu daya tarik terbesarnya ada di layar. Panel IPS 14 inci Full HD+ dengan akurasi warna 100% sRGB membuat Aspire Go 14 AI terasa “lebih mahal” dari harganya.
Desainer grafis pemula dan editor foto akan sangat terbantu dengan kualitas visual ini. Bodinya pun ringkas, hanya 1,5 kg dengan ketebalan 1,7 cm, membuatnya ideal untuk mobilitas tinggi. Port yang lengkap, termasuk USB-C full function dan Ethernet RJ45, jadi nilai tambah yang jarang ditemukan di laptop tipis.
2. Lenovo IdeaPad Slim 3
Berbeda pendekatan, Lenovo IdeaPad Slim 3 hadir sebagai laptop yang tidak neko-neko, tapi sangat bisa diandalkan. Menggunakan AMD Ryzen 5 7530U, performanya memang tidak mengejar angka tertinggi, namun efisiensi dayanya terasa nyata.
Skor Cinebench R23 di kisaran 9.800 poin membuktikan bahwa laptop ini tetap sanggup menangani beban kerja harian dengan lancar.
Pengalaman mengetik menjadi salah satu keunggulan utama. Keyboard Lenovo yang empuk dan presisi membuat aktivitas mengetik panjang terasa lebih nyaman.
RAM 16 GB dan SSD 512 GB NVMe juga sudah ideal untuk multitasking modern. Layarnya memang masih standar dengan akurasi warna 45% NTSC, namun untuk kerja kantoran, kuliah, dan administrasi, hal ini bukan masalah besar.
Bobotnya yang ringan membuat IdeaPad Slim 3 jadi pilihan aman bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan jangka panjang.
3. Advan AI Gen Ultra
Advan AI Gen Ultra bisa dibilang sebagai kejutan terbesar di kelas ini. Laptop lokal ini membawa Intel Core Ultra 5 dengan performa yang tembus 12.000 poin Cinebench R23, tertinggi di daftar ini.
Dipadukan dengan RAM LPDDR5X 16 GB dan SSD NVMe Gen 4, performanya benar-benar terasa agresif untuk kerja profesional, termasuk editing video 4K dan multitasking ekstrem.
Layarnya juga tidak main-main. Panel IPS Full HD+ 14 inci dengan 100% sRGB membuatnya cocok untuk kebutuhan kreatif.
Baterai 60 Wh sanggup bertahan hingga belasan jam pemakaian ringan. Namun yang paling mencolok adalah kehadiran Thunderbolt 4, fitur yang bahkan jarang ditemukan di laptop Rp10 jutaan ke atas. Ini membuat AI Gen Ultra terasa seperti laptop kelas premium yang “nyasar” ke harga Rp9 jutaan.
4. Tecno Megabook T1
Tecno Megabook T1 adalah definisi nekat yang masih masuk akal. Di saat kompetitor bermain aman dengan prosesor hemat daya, Tecno justru menanamkan Intel Core i9-13900HK.
Meski performanya dikurangi demi suhu dan stabilitas, skor sekitar 11.000 poin Cinebench tetap tergolong tinggi. Dipadukan dengan RAM LPDDR4x 16 GB dual channel dan SSD NVMe, performanya terasa kencang untuk kerja berat.
Layarnya kembali jadi nilai jual utama. Panel IPS Full HD+ 14 inci dengan 100% sRGB dan kecerahan tinggi membuat laptop ini sangat ideal untuk content creator.
Menariknya, meski bodinya tipis dan ringan, Tecno berhasil menyematkan baterai 75 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 18 jam, angka yang sangat impresif di kelasnya.
5. Acer Aspire Lite 15
Bagi yang butuh layar lega, Acer Aspire Lite 15 menjadi opsi rasional. Layar 15,6 inci Full HD memberikan ruang kerja lebih luas, cocok untuk split screen dan editing timeline panjang.
Dapur pacunya ditenagai AMD Ryzen 7 8840HS dengan iGPU Radeon 780M yang terkenal kencang. Skor grafisnya bahkan cukup untuk editing video 4K dan gaming AAA di setelan rendah.
Meski berlayar besar, bobotnya masih terjaga di 1,7 kg. RAM DDR5 16 GB masih bisa di-upgrade hingga 32 GB, membuat laptop ini cukup future-proof untuk beberapa tahun ke depan.
Laptop Rp9 jutaan di Januari 2026 memang bukan lagi soal siapa paling kencang untuk gaming. Fokusnya kini bergeser ke keseimbangan antara performa, layar, baterai, dan fitur pendukung.
Acer Aspire Go 14 AI unggul di layar dan AI readiness, Lenovo IdeaPad Slim 3 nyaman untuk kerja harian, Advan AI Gen Ultra menawarkan performa dan fitur premium, Tecno Megabook T1 tampil ekstrem dengan Core i9, sementara Aspire Lite 15 cocok bagi pencari layar besar dan grafis kencang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
7 Smartwatch Terbaik di Bawah 1 Jutaan yang Bikin Brand Mahal Ketar-ketir
-
5 Laptop 10 Jutaan Paling Menggoda di Awal 2026, Jangan Salah Pilih!
-
5 Action Cam DJI Paling Worth It buat Kreator Pemula di 2026
-
7 HP Realme Terbaru 2026 yang Layak Dibeli Tanpa Takut Cepat Usang
-
Harga Terjun Bebas! 5 Flagship Ini Makin Masuk Akal Dibeli
Artikel Terkait
-
KB Bank dan Bali United FC Jalin Kerja Sama Strategis untuk Perluas Inklusi Keuangan Masyarakat
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Menolak Menyerah, Tablet Gaming Black Shark Spek Gahar Muncul di Situs Resmi
-
Lelah Seharian? Ini 5 Pilihan Drama Korea Dunia Kerja dengan Kisah Menyentuh
Lifestyle
-
4 Cleanser Kombucha Kaya Probiotic, Cegah Iritasi Kulit Kering dan Sensitif
-
Wajib Coba! 5 Restoran Chinese Food di PIK untuk Rayakan Imlek
-
7 HP Terbaru Midrange hingga Flagship 2026, Spek Premium Mulai Rp3 Jutaan
-
4 Lipstik Emina yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, dari Nude sampai Bold!
-
5 Tempat Dinner Romantis di SCBD untuk Rayakan Hari Valentine
Terkini
-
Imbas Konflik China-Jepang, Fans Dilarang Cosplay dan Beli Merch Conan
-
Deru Gunung Karya Yasunari Kawabata: Potret Kehidupan dalam Sastra Jepang
-
Dunia Dalam Berita
-
Tuntutan Metropolitan dalam Duka yang Belum Usai: Ulasan Disonansi
-
Usung Konsep Time Leap, Anime Haibara's Teenage New Game+ Siap Tayang April 2026