Popularitas game online di kalangan anak-anak terus meningkat, terutama platform kreatif seperti Roblox yang memungkinkan pemain membangun dunia virtual dan mencoba ribuan permainan buatan komunitas. Namun, pemerintah Indonesia kini mulai memperketat aturan demi melindungi anak-anak dari berbagai risiko di ruang digital.
Melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026, pemerintah menetapkan pembatasan akses sejumlah platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun, termasuk Roblox.
Kebijakan ini merupakan turunan dari PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) yang bertujuan menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi generasi muda.
Meski demikian, anak-anak maupun remaja tetap bisa menikmati berbagai game lain yang menawarkan pengalaman bermain serupa dengan Roblox. Berikut enam pilihan game alternatif tak kalah seru yang bisa dicoba:
1. Minecraft
Minecraft dikenal luas sebagai salah satu game sandbox paling populer di dunia. Game ini memungkinkan pemain membangun berbagai struktur menggunakan blok-blok sederhana.
Minecraft menawarkan beberapa mode permainan. Creative Mode memungkinkan pemain membangun tanpa batasan, sedangkan Survival Mode menantang pemain untuk mengumpulkan sumber daya sekaligus bertahan dari berbagai ancaman di dunia permainan. Kebebasan eksplorasi ini membuat Minecraft sering dianggap memiliki konsep yang mirip dengan Roblox.
2. Cubic Castles
Cubic Castles menghadirkan gameplay yang menggabungkan kreativitas membangun dengan eksplorasi dunia pemain lain.
Game ini memungkinkan pemain mengumpulkan berbagai bahan seperti batu, rumput, atau kapas untuk kemudian digunakan dalam sistem crafting. Dengan bahan tersebut, pemain dapat membuat item baru serta membangun dunia sesuai ide mereka sendiri.
3. Growtopia
Growtopia merupakan game sandbox yang memberikan kebebasan penuh bagi pemain untuk menciptakan dunia virtual mereka sendiri.
Dalam permainan ini, pemain memulai dari dunia yang masih kosong lalu mengumpulkan berbagai sumber daya untuk membangun dan mengembangkan lingkungan sesuai imajinasi. Selain berkreasi, pemain juga dapat berinteraksi dengan pengguna lain sehingga pengalaman bermain terasa lebih hidup.
4. KoGaMa
KoGaMa merupakan platform game komunitas yang konsepnya cukup mirip dengan Roblox. Di dalamnya terdapat berbagai permainan yang dibuat oleh pengguna lain.
Pilihan game yang tersedia sangat beragam, mulai dari aksi, puzzle, hingga balapan. Selain memainkan game yang sudah ada, pemain juga dapat membuat permainan sendiri menggunakan alat kreatif yang disediakan oleh platform.
5. Fancade
Fancade cocok bagi pemain yang ingin mencoba membuat game tanpa harus memahami pemrograman.
Game ini menggunakan sistem drag-and-drop, sehingga proses pembuatan permainan terasa seperti menyusun puzzle. Dengan metode sederhana ini, pengguna pemula pun bisa berkreasi dan menciptakan game mereka sendiri dengan mudah.
6. Blockman Go
Blockman Go adalah platform yang menyediakan banyak mini game dalam satu aplikasi.
Di dalamnya terdapat berbagai permainan populer seperti Bed Wars, Egg War, dan Sky Block. Selain gameplay yang beragam, game ini juga memiliki fitur sosial yang memungkinkan pemain bermain bersama teman, berinteraksi dengan komunitas, hingga menyesuaikan tampilan avatar dengan berbagai skin menarik.
Pembatasan akses Roblox bagi anak di bawah 16 tahun merupakan langkah pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman. Meski demikian, masih banyak game lain yang menawarkan pengalaman bermain kreatif, eksploratif, dan sosial yang tidak kalah menarik.
Memilih game yang tepat serta tetap melakukan pengawasan, dapat menjadi jalan keluar bagi anak-anak agar tetap bisa menikmati dunia permainan digital secara aman dan menyenangkan.
Baca Juga
-
HONOR Win H9: Laptop Gaming yang Mengurangi Rasa Pusing hingga 58%
-
Mengulik Amanat dalam Novel Bukan Semillah: Jejak Hidayah di Meja Judi
-
Hari Buruh 2026: Saat Harapan Berjalan Berdampingan dengan Kekhawatiran
-
6 Rekomendasi HP Flagship Killer Paling Worth It 2026: Ngebut Tanpa Mahal
-
Malaikat Maut Selalu Mengintai Kita, Tidak Pandang di Gerbong Sebelah Mana
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Serum Retinol dan Hyaluronic Acid untuk Lawan Penuaan tanpa Kulit Iritasi
-
HONOR Win H9: Laptop Gaming yang Mengurangi Rasa Pusing hingga 58%
-
Cara Dengerin Musik Cermin Cara Mencintai: Si Telinga Detail Pasti Relate
-
Bebas Gatal dan Kerak! Cek 5 Pilihan Serum Rambut untuk Usir Ketombe
-
Upgrade Penampilanmu! 5 Referensi Rambut Kim Go Eun yang Anti Membosankan
Terkini
-
Sekolah Mahal vs Sekolah Biasa: Kita Sebenarnya Tahu Bedanya
-
Alyssa Daguise Tempuh Prenatal Acupuncture Demi Persalinan Normal
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Penumpang Bus 303 yang Turun Tanpa Membuka Pintu
-
Kalahkan AKMU, NCT Wish Raih Trofi Pertama Lagu Ode to Love di Music Bank