Sekar Anindyah Lamase | Windy Aritonang
Ilustrasi seorang wanita sedang mengapus riasan (magnific/fotopers)
Windy Aritonang

Kalau kamu aktif scroll TikTok atau Instagram reels seputar skincare, pasti nggak asing lagi dengan istilah double cleansing. Hal yang belakangan ini sering banget dibahas sebagai kunci rahasia untuk punya kulit bersih maksimal dan terhindar dari jerawat maupun komedo membandel. 

Sebelum mengerti jangan ikut-ikutan dulu ya, ada baiknya pahami dulu bahwa membersihkan wajah dua kali dengan dua jenis produk berbeda ini sebenarnya bukan sesuatu yang harus dilakukan setiap hari.

Sebenarnya Apa itu Double Cleansing?

Menurut Halodoc, double cleansing merupakan metode membersihkan wajah dalam dua tahap yang bertujuan membantu mengangkat berbagai kotoran yang menempel di kulit, termasuk makeup, minyak, debu, serta sisa produk skincare

Tahap pertama menggunakan pembersih berbasis minyak seperti cleansing oil atau cleansing balm yang tugas utamanya adalah melarutkan berbagai kotoran yang menempel di wajah. Sedangkan tahap kedua menggunakan pembersih berbasis air atau facial wash untuk membersihkan sisa kotoran yang masih tertinggal di permukaan kulit. 

Kapan Double Cleansing Dibutuhkan?

Ada beberapa kondisi yang perlu melakukan double cleansing yang dibagikan langsung oleh dokter kecantikan, dr.Giovanni Abraham Mustopo.

1. Saat memakai Makeup

Salah satu kondisi ketika memerlukan double cleansing adalah setelah menggunakan makeup, terutama jika produk yang dipakai memiliki daya tahan lama atau sulit dibersihkan hanya dengan facial wash

Makeup seperti foundation, concealer, cushion, maskara, hingga produk complexion lainnya dapat meninggalkan residu di permukaan kulit setelah digunakan selama berjam-jam, terlebih jika selama pemakaian kamu juga berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan. 

2. Memakai Tinted sunscreen atau Skin Tint

Tidak hanya makeup, penggunaan produk seperti tinted sunscreen atau skin tint juga dapat menjadi salah satu alasan untuk mempertimbangkan double cleansing. Khususnya ketika kamu juga menggunakan physical sunscreen yang berat.

Dr. Giovanni Abraham juga menyarankan double cleansing dalam kondisi tersebut supaya pembersihan wajah lebih maksimal.
“Sebaiknya kalian double cleansing, supaya wajah lebih bersih dan nggak gampang jerawatan.” kata dr. Gio pada Minggu (21/6/2026) melalui akun Instagram @dr.Giovani Mustopo.

Maka, ketika kamu menggunakan tinted sunscreen atau skin tint, terutama dalam pemakaian sehari penuh, membersihkan wajah dengan dua tahap bisa menjadi pilihan untuk membantu mengangkat sisa produk sebelum menggunakan skincare malam.

3. Ketika Wajah Super Kotor

Kondisi lain yang dapat membuat double cleansing lebih diperlukan adalah ketika wajah terasa sangat kotor setelah menjalani aktivitas seharian. 

Misalnya, kamu menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, berada di lingkungan yang berdebu, dan berkeringat karena cuaca panas atau aktivitas fisik.

Dalam keadaan seperti ini, wajah tidak hanya terkena debu dari lingkungan, tetapi juga bercampur dengan minyak alami kulit, keringat, sisa sunscreen, dan produk lain yang digunakan sebelumnya.

Jika hanya dibersihkan sekali, ada kemungkinan masih terdapat residu yang tertinggal di permukaan kulit, sehingga double cleansing dapat menjadi pilihan untuk membantu membersihkan wajah secara lebih menyeluruh. 

Di luar kondisi tersebut, sebenarnya kamu tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan double cleansing setiap hari, terutama jika sepanjang hari tidak menggunakan makeup, tinted sunscreen, skin tint, atau produk wajah yang sulit dibersihkan dan aktivitas sehari-hari juga tidak membuat wajah terpapar banyak kotoran. 

Double cleansing lebih tepat dipandang sebagai pilihan yang digunakan ketika wajah memang membutuhkan pembersihan ekstra, bukan sebagai aturan yang wajib dilakukan setiap malam. Kamu tidak perlu menambah tahapan pembersihan hanya karena menganggap semakin banyak tahap skincare berarti semakin baik untuk kulit.