Ibu Tin, yang akrab disapa Ibu Black Sheep atau Ibu Kimpul, mempopulerkan umbi kimpul menjadi berbagai kreasi makanan di akun Tiktok dan Instagramnya, @black.sheep8202. Dengan kreatif, umbi kimpul yang erat kaitannya dengan makanan jadul diubahnya menjadi makanan kekinian yang disukai anak muda.
Tak hanya kimpul, rupanya Ibu Tin menggaungkan diversifikasi pangan dengan menampilkan bahan pangan lokal lainnya yang beberapa bahkan mulai terlupakan. Penasaran? Berikut 5 macam makanan pengganti nasi selain kimpul ala Ibu Tin!
1. Gembili
Gembili atau Dioscorea esculenta merupakan umbi berkulit cokelat yang kerap diolah menjadi banyak panganan, terutama di wilayah Jawa. Saat matang, daging umbi yang berwarna putih itu bertekstur cenderung lembut dengan sedikit rasa gurih dan manis.
Umbi ini kerap dikonsumsi pada musim kemarau atau bediding karena karakteristiknya yang bisa hidup di wilayah kering. Selain mengenyangkan, gembili memiliki manfaat lain untuk kesehatan, seperti menjaga kesehatan pencernaan dan mengontrol kadar gula darah.
2. Uwi
Kalau kamu familiar dengan ube, kamu pasti tahu umbi ini. Ya, di wilayah Jawa, ube disebut uwi. Umbi yang memiliki pohon merambat ini memiliki beberapa macam varietas, salah satunya uwi ungu, yang kerap ditemui di makanan atau minuman kekinian.
Uwi biasanya diolah dengan cara dikukus atau direbus sebelum dikonsumsi. Uwi ini mempunyai rasa cenderung netral dengan hint manis. Umbi ini cocok dimakan dengan lauk, parutan kelapa, atau dimakan begitu saja. Kalau ada effort lebih, kamu juga bisa kreasikan uwi jadi berbagai makanan ala Ibu Black Sheep.
3. Sorgum
Tak hanya berasal dari umbi-umbian, alternatif pengganti nasi juga bisa didapatkan dari serealia seperti sorgum. Sekilas, tanaman sorgum ini sangat mirip dengan tanaman jagung. Masa panennya pun hampir sama.
Namun, dari bijinya, setelah diolah sorgum terlihat seperti nasi. Beberapa macam sorgum juga berwarna merah kecokelatan yang menandakan tingginya antioksidan pada biji-bijian ini. Selain itu, sorgum punya kandungan serat tinggi dan indeks glikemik lebih rendah daripada nasi putih biasa.
Sayangnya, biji-bijian ini masih kurang dilirik. Kebanyakan orang masih menaruh minat tinggi pada nasi putih untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat.
4. Tiwul
Kalau biasanya singkong dikonsumsi dalam bentuk utuh, masyarakat Jawa punya cara lain untuk mengolahnya menjadi makanan pokok, yaitu tiwul. Makanan tradisional ini dibuat dari singkong yang dikeringkan menjadi gaplek, kemudian diolah hingga menjadi butiran tiwul. Ini juga jadi salah satu cara masyarakat dulu mengawetkan singkong saat persediaannya melimpah.
Dulu, tiwul cukup umum dijadikan pengganti nasi, terutama di daerah yang sulit mendapatkan beras. Selain itu, tiwul juga sering dibuat camilan manis dengan mencampurnya dengan parutan kelapa dan lelehan gula merah.
5. Growol
Masih dari keluarga singkong, ada growol yang merupakan makanan tradisional khas Kulon Progo, tempat dibesarkannya Ibu Tin. Hampir sama seperti tiwul, growol diciptakan untuk mengawetkan singkong saat keberadaannya melimpah. Growol melalui proses fermentasi yang membuatnya memiliki rasa dan aroma asam yang khas.
Growol memiliki tekstur yang cukup padat dan sedikit kenyal. Secara tradisional, makanan ini bisa disantap sebagai makanan pokok bersama lauk atau kelapa parut. Di tangan Ibu Black Sheep, growol diolahnya menjadi crust pizza dengan menambah saus tomat dan keju mozzarella di atasnya.
Ternyata, pengganti nasi tidak hanya kimpul, ya? Mulai dari gembili, sorgum, hingga uwi yang justru dikenal lewat makanan kekinian. Dari sini kita jadi tahu bahwa bahan makanan lokal sangat melimpah jika kita mau eksplor. Jadi, jangan cuma makan nasi aja, ya!
Baca Juga
-
Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi
-
Pembalut Kena PPN, Perempuan Harus Bayar Lebih untuk Kebutuhan Biologisnya?
-
7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!
-
5 Pelajaran Hidup dari Novela Metamorfosis: Hargai Diri Sendiri, Yuk!
-
Kenapa Tulisan dengan Tanda Baca Em Dash Sering Dianggap AI? Ini Faktanya!
Artikel Terkait
-
5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!
-
Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif
-
Kimpul Mendadak Viral, Benarkah Umbi Lokal Ini Lebih Sehat dari Nasi?
-
5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?
-
Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now
Lifestyle
-
5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif
-
5 Body Lotion dengan Kandungan Aloe Vera, Memberi Sensasi Sejuk di Kulit!
-
5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!
-
5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu
-
Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual