Saya membaca berita di Fox News hari ini, Selasa (1/08/2017) dan terkejut pada judul ini. Ternyata hal-hal brutal pun terjadi di negara lain, dengan oknum yang main pukul saja.
Jadi ceritanya, pada Sabtu (29/7/2017), seorang laki-laki yang sedang menggendong bayi berjalan mendekati petugas bandara di Nice, Prancis, untuk bertanya tentang penundaan penerbangan yang lebih dari 12 jam.
"Laki-laki dengan bayi itu mendekati dan berbicara dengan orang Prancis itu dan orang Prancis itu tidak menjawab. Dia hanya tersenyum dan menyeringai, lalu memukul laki-laki ini di sisi kiri wajahnya," kata Arabella Arkwright, seorang penumpang EasyJet lain, yang berdiri di belakang kejadian tersebut.
Arkwright juga sempat mengambil foto pertengkaran dan menangkap momen saat kepalan tangan karyawan tersebut meninju si bapak dengan bayi.
Lucunya, seorang pejabat Bandara Nice mengatakan kepada CNN bahwa karyawan tersebut tidak bekerja untuk EasyJet, namun pejabat lain mengutarakan sebaliknya.
"Jelas ini adalah situasi yang salah. Kami mohon maaf atas situasi ini, terutama mengenai penumpang tersebut. Tidak ada alasan bagi anggota staf untuk memukul penumpan," kata Francois Guitard, seorang direktur di Bandara Nice.
(Sumber: Fox News)
Menanggapi foto Arkwright, Easyjet meminta maaf lagi atas insiden tersebut, tapi juga mengulangi pernyataan bahwa pegawai bandara tersebut tidak bekerja untuk EasyJet.
"EasyJet sangat prihatin mendengar insiden di Nice antara seorang penumpang dan seorang karyawan kontraktor Bandara Nice," kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan kepada Fox News.
Pada kesempatan yang sama Easyjet juga menjelaskan bahwa penundaan pesawat terjadi karena kecelakaan saat proses pengisian bahan bakar, dimana truk bahan bakar melaju dengan selang yang masih menempel pada pesawat, sehingga menyebabkan beberapa kerusakan.
Pengirim: Rendra Iriawan, karyawan.
Baca Juga
-
Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan
-
Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru
-
Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS
-
Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?
-
Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil
Artikel Terkait
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Ulasan Nice to Not Meet You: Krisis Identitas di Balik Pekerjaan Impian
-
Dekonstruksi Buddy-Cop yang Segar dan Nyeleneh dalam Film 'The Nice Guys'
-
Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
News
-
Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026
-
Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja
-
Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?
-
Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Terkini
-
Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan
-
Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru
-
Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS
-
Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?
-
Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil