Sean Gelael meraih dua poin di Monza Italia. (Dok : Istimewa)
Pebalap Indonesia, Sean Gelael mampu mengamankan dua poin dalam balapan Feature Formula 2, yang berlangsung di Sirkuit Monza, Italia. Pebalap tim Jagonya Ayam KFC Indonesia yang bernaung di tim Pertamina Prema Racing ini, finish di posisi kesembilan.
Hasil ini sekaligus membuka keran poin lagi bagi Sean, yang sebelumnya selalu gagal sejak balapan di Barcelona. Untuk mendapat poin, Sean yang start dari posisi kesepuluh harus berjuang keras.
Sean bisa start dari P10, naik satu peringkat setelah pebalap ART, Nyck De Vries (P4) kena penalti pelanggaran bahan bakar. Sean membalap dengan baik dan mampu menjaga kondisi ban sampai akhir balapan.
Sean bahkan lebih beruntung dibanding rekan setimnya,Mick Schumacher. Mick yang sempat merangsek ke posisi ketiga, mesti berhenti balapan karena kerusakan komponen mesin.
"Ban mobil saya sudah sangat aus. Mungkin bila balapan selesai lima lap lebih cepat saya senang, karena hingga saat itu kecepatan mobil masih bagus," ujar Sean.
Sesaat setelah semua pebalap menjalani kewajiban pit stop masing-masing, Sean sempat berada di posisi bagus, P6. Namun sejak itu, degradasi tinggi dia alami ketika memakai ban medium. Dia kalah cepat 1 sampai 2 detik per lap dari Jordan King, Giuliano Alesi, dan Jack Aitken.
Bahkan untuk bertahan di P8 pada lap terakhir pun tak kuasa dia lakukan, sehingga Aitken dengan mudah melewatinya. Finis di P8 itu berarti start dari pole position Race 2 atau Sprint Race hari Minggu ini.
"Mungkin hasilnya bisa lebih baik (karena potensi mobil), mungkin juga lebih buruk (karena degradasi tinggi)," kata Sean.
Sean bisa start dari P10, naik satu peringkat setelah pebalap ART, Nyck De Vries (P4) kena penalti pelanggaran bahan bakar. Sean membalap dengan baik dan mampu menjaga kondisi ban sampai akhir balapan.
Sean bahkan lebih beruntung dibanding rekan setimnya,Mick Schumacher. Mick yang sempat merangsek ke posisi ketiga, mesti berhenti balapan karena kerusakan komponen mesin.
"Ban mobil saya sudah sangat aus. Mungkin bila balapan selesai lima lap lebih cepat saya senang, karena hingga saat itu kecepatan mobil masih bagus," ujar Sean.
Sesaat setelah semua pebalap menjalani kewajiban pit stop masing-masing, Sean sempat berada di posisi bagus, P6. Namun sejak itu, degradasi tinggi dia alami ketika memakai ban medium. Dia kalah cepat 1 sampai 2 detik per lap dari Jordan King, Giuliano Alesi, dan Jack Aitken.
Bahkan untuk bertahan di P8 pada lap terakhir pun tak kuasa dia lakukan, sehingga Aitken dengan mudah melewatinya. Finis di P8 itu berarti start dari pole position Race 2 atau Sprint Race hari Minggu ini.
"Mungkin hasilnya bisa lebih baik (karena potensi mobil), mungkin juga lebih buruk (karena degradasi tinggi)," kata Sean.
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Lirik Lagu Banyu Moto, Nella Kharisma Feat Dory Harsa
-
Tidak Kalah dengan Dramanya, 4 Variety Show Korea Ini Siap Menghibur Kamu!
-
Susah Bangun Sahur? Begini Tipsnya!
-
Minum Dingin saat Buka Puasa Bikin Gigi Ngilu? Begini Cara Mengatasinya!
-
4 Drama yang Dibintangi Han So Hee, Si Pelakor di The World of the Married
Artikel Terkait
-
Rasa Duka Sean Gelael dan Pebalap Lainnya Atas Meninggalnya Anthoine Hubert
-
F2 2019: Start Posisi 16, Sean Gelael Tetap Incar Poin
-
Hasil Moto2 GP Argentina: Baldassarri Juara, Dimas Ekky Finis Terakhir
-
Kangen Atmosfer Balap, Eks Pebalap F1 Rio Haryanto Bidik Ajang Ini
-
Sirkuit Mandalika Tak Bisa Gelar F1, Begini Tanggapan Rio Haryanto
News
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?