Sekarang ini banyak orang yang tertarik untuk berbisnis, dari anak muda hingga orang tua. Selain sebagai sumber penghasilan utama, berbisnis juga dijadikan sebagai penghasilan tambahan sebagian karyawan swasta maupun pegawai negeri sipil (PNS). Tetapi banyak orang yang kebingungan ketika akan memulai bisnisnya. Apakah anda pernah mengalaminya? Nah, berikut ini strategi untuk memulai bisnis anda.
1. Tentukan Jenis Bisnis
Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memulai bisnis yaitu menentukan bisnis apa yang akan kita jalani. Terdapat banyak jenis bisnis yang dapat kita pilih, seperti bisnis kuliner, membuka coffee shop, membuka toko, reseller berbagai produk, jasa laundry, jasa servis, percetakan, dan masih banyak lagi. Pilihlah bisnis sesuai dengan minat dan keahlian.
2. Menganalisa Pasar
Setelah menentukan jenis bisnis yang akan dijalani kita perlu untuk menganalisa pasar. Analisa apakah barang/jasa yang kita jual memiliki calon konsumen atau tidak. Apabila tidak memiliki calon konsumen, sebaiknya jangan pernah memulai bisnis tersebut. Selain menganalisa calon konsumen kita juga perlu menganalisa pesaing bisnis kita, apakah kita mampu bersaing dengan mereka atau tidak.
3. Menyiapkan Modal
Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan modal. Terlebih dahulu lakukanlah perhitungan modal yang dibutuhkan dengan cermat. Apabila modal kita tidak mencukupi kita dapat melakukan pembiayaan melaui bank, lembaga keuangan lainnya, atau memilih bisnis yang tidak memerlukan modal seperti menjadi dropshipper.
4. Pemasaran Secara Online
Hal yang penting dalam berbisnis adalah pemasaran. Pemasaran yang efektif di jaman milenial sekarang ini dilakukan secara online. Kita dapat melakukan pemasaran melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, ataupun website. Sebaiknya kita juga membuka toko di platform berjualan online seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya.
5. Lakukan Evaluasi & Inovasi
Hal terakhir yang perlu dilakukan setelah bisnis kita mulai berjalan adalah melakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui permasalahan dan perkembangan bisnis kita. Kita juga perlu selalu berinovasi agar dapat bersaing dengan para pesaing bisnis kita dan tidak kehilangan konsumen.
Selamat memulai bisnis anda.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
UKM Dalam Negeri Kalah Saing, Begini Strategi Pemerintah
-
Pake Username Aneh, Pembeli e-Commerce Minta Nama Penerima Paketnya Diganti
-
Transaksi di Bukalapak Diklaim Naik 60 Persen selama 2019
-
Iklan BTS Dituduh Mengandung Unsur LGBT, Tokopedia Beri Penjelasan
-
Rayakan Ulang Tahun ke-10, Bukalapak Ingin Bertahan hingga 100 Tahun
News
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Logika Terbalik Cukai Tembakau Ancam Generasi Muda
-
Kecemasan Gen Z: Apa yang Tersisa Saat AI Menguasai Dunia?
-
Bukan Sekadar Jabatan, Ini Tantangan Karier Gen Z di Era Otomatisasi
-
WNA Rasis di Medsos: Bisa Nggak Sih Dijerat Hukum Indonesia?
Terkini
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal