Seperti yang kita ketahui saat ini wabah Covid-19 sudah merajarela di Indonesia. Berbagai provinsi di Indonesia mempunyai cara tersendiri dalam mencegah penyebaran wabah tersebut.
Contohnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Sama halnya dengan provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempunyai cara yang efektif dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 ini.
Ganjar Pranowo mempunyai gaya kepemimpinan dalam menjalani tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Berbicara mengenai kepemimpinan akan selalu menjadi topik yang menarik, dikarenakan setiap pemimpin mempunyai gaya kepemimpinannya sendiri. Kepemimpinan yang baik berfungsi untuk mendesain dan membentuk organisasi sesuai dengan visi dan misi yang ingin dicapai.
Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang lain untuk mewujudkan tujuan organisasi. (Terry, 1972). Pendapat lain mengatakan, kepemimpinan juga merupakan kemampuan dalam memberikan pengaruh satu arah, karena pemimpin dapat memiliki beberapa kualitas tertentu yang membuatnya menjadi berbeda dengan pengikutnya. (Moejiono, 2002).
Sehingga secara garis besar kepemimpinan adalah aktivitas atau kemampuan seseorang yang memiliki kualitas tertentu dalam mempengaruhi orang lain agar dapat melakukan sesuatu sesuai dengan tujuannya.
Adapun Ganjar Pranowo mempunyai gaya kepemimpinan transformasional dalam menghadapi wabah ini, yaitu dengan mengandalkan perpaduan cara tradisional dan ilmu teknologi dalam mengatasi wabah Covid-19 di Jawa Tengah. Ganjar Pranowo melakukan cara tradisional tersebut yaitu dengan melakukan door to door dengan melakukan sosialisasi langsung dengan masyarakat luas terkait pencegahan wabah Covid-19.
Langkah tersebut dinilai efektif dikarenakan langsung berkomunikasi secara intens dengan kepala desa di seluruh Jawa Tengah.
Data sebaran kasus wabah Covid-19 di Jawa Tengah pun masih terbilang sedikit karena pasien yang meninggal belum melebihi 10 persen jika dibandingkan dengan provinsi lain. Pasien yang sembuh dari virus ini di atas 45 persen sehingga Jawa Tengah masih terbilang dapat mengatasi permasalahan wabah Covid-19 ini dengan baik.
Saat ini Ganjar Pranowo rajin berkeliling ke tempat-tempat publik untuk melihat persiapan dalam rangka persiapan penerapan normal baru. (Admin, 2020).
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Kematian Akibat Corona Capai 2.404, Kolombia Perpanjang Lockdown
-
Jokowi Sebut Data Terkait Covid-19 di Indonesia sangat Lengkap
-
Jokowi Apresiasi Gugus Tugas di Daerah Berhasil Tekan Kasus Corona
-
Chelsea Islan Belajar Psikologi selama Pandemi Virus Corona
-
Jokowi: Bersatu Lawan Covid-19 Jadi Navigasi Pemerintah
News
-
Lebaran Masih Lama, tapi Pesugihan Massal Udah Mulai di Bioskop: Review Film Setannya Cuan!
-
Bukan Kaleng-Kaleng! Inilah Hypercar Swedia Hampir Rp100 Miliar yang Terparkir di Sidoarjo
-
Flash Sale dan Ledakan Transaksi Online: Saat Diskon Ramadan Lebih Menggoda daripada Aroma Opor
-
Lebaran Jalur Narik: Ketika Jaket Hijau Lebih Sibuk dari Panitia Zakat
-
Mengapa Kampus Lebih Sibuk Kejar Akreditasi daripada Jaga Nyawa Mahasiswa?
Terkini
-
BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?
-
Book's Kitchen: Refleksi Hidup di Tengah Dunia Kerja yang Menyandera Hidup
-
Bukber Alumni Perkuliahan dan Politik Jaringan Sosial
-
Review Novel Here We Are: Kisah Persahabatan yang Diuji oleh Luka Kehidupan
-
Huawei Mate X7 Datang, Apakah Siap Jadi Raja HP Lipat?