Universitas Nasional (Unas) menerima penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III atas kontribusinya dalam kegiatan relawan selama pandemi Covid-19. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi yang diberikan secara daring melalui teknologi video conference oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D, pada Senin (29/06).
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada perguruan tinggi yang telah berkontribusi selama pandemi Covid-19. Dengan memberikan energi positif di kampus, ini menunjukkan kualitas perguruan tinggi saat pandemi juga semakin meningkat,” ujar Prof. Nizam dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof. Agus Setyo Budi juga menuturkan bahwa pimpinan perguruan tinggi lebih produktif selama pandemi berlangsung dengan adanya inovasi dan publikasi yang dihasilkan. “Selamat kepada perguruan tinggi yang telah berupaya dalam pencegahan corona virus, semoga dapat terus menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna,” jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah mahasiswa dan dosen Unas menjadi petugas kesehatan dan relawan saat pandemi Covid-19 di beberapa unit kesehatan. Hal ini turut mendapatkan apresiasi dari Rektor Unas, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.
“Apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan dosen yang sudah lebih dari dua bulan membantu dalam penanganan covid-19 untuk itu saya akan mengusulkan untuk menyiapkan satu piagam dari Unas kemudian juga dari LLDIKTI wilayah III,” kata Rektor dalam meeting virtual “Audiensi dan Silaturahmi” di Jakarta, Kamis, (28/5).
Selain itu, El Amry juga memberikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Unas yang telah bahu-membahu dalam penanganan covid-19 dan melakukan berbagai kegiatan untuk membantu korban terdampak covid-19.
Dosen dan mahasiswa Unas juga melakukan kontribusi dalam penelitian mengenai Covid-19 di bidang teknologi, sains, kesehatan, sosial, ekonomi, dan humaniora. Penelitian tersebut dipresentasikan dalam webinar series yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unas.
Unas merupakan salah satu dari 54 perguruan tinggi di yang menerima penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III. Penghargaan tersebut terbagi ke dalam 4 kategori yaitu kategori Perguruan Tinggi yang Menghasilkan Inovasi dan Produk Kesehatan Selama Pandemi Covid-19, kategori Perguruan Tinggi yang Berkontribusi dalam Kegiatan Kerelawanan Selama Pandemi Covid-19, kategori Perguruan Tinggi Peraih QS WORLD UNIVERSITY RANKINGS, serta penghargaan untuk Rumah Sakit yang telah bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah III dalam kegiatan tes rapid dan swab.
Tag
Baca Juga
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa
-
Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
Artikel Terkait
-
Heboh BEM Bersatu, FISIP Unas Bantah Keras: Kami Tak Punya BEM di Tingkat Fakultas
-
Jadi Ruang Kreativitas dan Aktualisasi, Mahasiswa Ilkom UNAS Gelar Pameran Media Cetak Digital
-
Geger Dekan UNAS Terlibat Plagiarisme hingga Catut Dosen Malaysia, Nadirsyah Hosen Ngaku Juga Jadi Korban Serupa
-
Sosok Kumba Digdowiseiso, Guru Besar Unas yang Diduga Catut Nama Dosen Malaysia
-
Dekan UNAS Dituding Lakukan Plagiarisme Berat, Yanuar Nugroho: Beginilah Remuknya Sistem dan Liciknya Individu
News
-
Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja
-
Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja
-
Bakar Semangat Juang, Plt Ketum PPAD Turun Langsung Kawal Atlet Golf di Surabaya
Terkini
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa
-
Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?