Perkembangan teknologi digital membuat seluruh kegiatan pemasaran mengarah kepada pasar online. Tak terkecuali bagi pebisnis sarang walet. Saat ini, perdagangan sarang walet di Kalimantan Tengah mulai menggunakan internet dan pasar online.
Di Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala misalnya, yang dikenal dengan julukan "Kota Ribuan Gedung Walet", memiliki banyak pebisnis jual beli sarang walet. Penggunaan pasar online sangat membantu dalam mengembangkan bisnis mereka.
Pada bulan Juni 2020, sudah diluncurkan pasar online berbasis website oleh BRI Unit Bahaur. Pada masa sebelum diluncurkan website pasar BRI Bahaur, perdagangan sarang burang walet masih menggunakan cara tradisional. Melalui website ini, pebisnis sarang walet yang rata-rata berusia 20-35 tahun dapat dengan mudah mengembangkan bisnis mereka.
Zaid (25), warga Bahaur, mengungkapkan dengan adanya website pasar BRI Bahaur, usaha jual beli sarang walet semakin meningkat di kawasan Bahaur. Usaha yang dulunya melalui mulut ke mulut, sekarang sangat terbantukan sesudah dirinya menjadi salah satu pebisnis sarang walet di dalam Website Pasar BRI Bahaur.
"Saya sangat terbantu, biasanya hanya contact dengan petani walet dari teman atau kerabat dekat saja, sekarang saya bisa langsung memperoleh sarang walet dari petani walet yang belum pernah dikenal sebelumnya," ungkap Zaid.
"Sekarang para petani walet di Bahaur sudah dapat menghubungi saya melalui Website Pasar BRI Bahaur", tambahnya.
Untuk mempermudah proses jual beli, BRI Unit Bahaur menggagas untuk melakukan inovasi Belanja Online di Pasar Bahaur. Inovasi ini bertujuan mendekatkan para pedagang dengan para pembeli melalui transaksi online dan tentu saja ini menjadi langkah yang luar biasa di Bahaur.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Suhaimi (28), Pebisnis Sarang Walet lainnya, "Saya dan petani walet dapat melakukan transaksi melalui HP saja".
Petani Walet yang hendak bertransaksi cukup membuka Website Pasar BRI Bahaur, pembayaran dilakukan melalui rekening BRI dan kemudian barang akan diantarkan petani walet ke alamat pembeli.
"Prosesnya mudah dan cepat", tambah Suhaimi.
Saat ini, Website Pasar BRI Bahaur terdapat kurang lebih 20 orang pebisnis sarang walet yang aktif melakukan transaksi secara online.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
News
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
-
Ritel Adalah Cermin Sosial: Membaca Karakter Pelanggan dari Gaya Belanja Mereka
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
Terkini
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
4 Ide OOTD Urban Y2K Streetwear ala Yuqi I-DLE yang Gampang Ditiru!
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental