Indonesia sekarang sedang dilanda wabah Covid-19, Pandemi COVID-19 ini mengharuskan masyarakat untuk mengikuti tatanan kehidupan baru yaitu New Normal. Pada era New Normalini masyarakat diharuskan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Hal ini mendorong kita untuk lebih gencar dalam menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menerapkan physical distancing, serta menggunakan masker dalam setiap aktivitas, terutama di tempat umum. yang dapat dilakukan untuk terhindar dari paparan Covid-19, sehingga dapat memutus rantai-rantai penyebarannya.
Oleh karena itu, mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 26 yang beranggotakan 5 anak ; Wahyu Aji Wicaksono, Nazar Arridha, Ran Ariesty, Linggar Cahya dan Sholfiana,membagikan masker dan juga hand sanitizerspray kepada beberapa warga sekitar Malang. Merekaberinisiatif untuk melakukan kegiatan pembagian masker dan hand sanitizersebagai bentuk kepedulian kepada sesama untuk memutus rantai-rantai penyebaran Covid-19.
Pembagian masker dan hand sanitizer diberikankepada beberapa pengunjung café/tempat nongkrong di beberapa tempat seperti di Mojolangu, Kec. Lowokwaru, kota Malang dan Brulee coffee diperumahan Puri Nirwana, jl. Gajayana No.23, Dinoyo Kec. Lowokwaru.
Sistem pembagiannya sendiri dengan menghampiri para pengunjung yang tidak menggunakan masker serta memberikan himbauan agar selalu menggunakan masker jika sedang berkegiatan di luar rumah dan selalu menggunakan hand sanitizersaat sebelum atau sesudah menyentuh makanan atau barang . Selain di tempat nongkrong atau café kami juga membagikan Masker dan hand sanitizerdi Masjid Al-Ikhlas Jl. Raya Langsep 21a, dimana kami memberikan kepada pihak Yayasan agar bisa diberikan kepada jamaah masjid yang sedang beribadah.
“harapan dari kegiatan pembagian masker dan handsanitaizer ini adalah warga yang sedang beraktivitas dan beribadah di luar rumah dapat selalu mematuhi protokol yang ditetapkan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucap Wahyu Aji selaku ketua PMM UMM kelompok 26.
Kegiatan pembagian masker dan hand sanitizerini dibagi menjadi dua tempat. Lokasi pertama yaitudimasjiddan dilanjutkan ke café, kegiatan pembagian masker danhand sanitizeroleh kelompok 26 PMM UMM ini disambut baik oleh pengunjung café dan pengurus masjid.
“semoga dengan adanya kegiatan pembagian masker dan hand sanitizerini bisa memberikaan manfaat baik dan juga bisa menjadi salah satu cara untuk memutus rantai penularan covid-19“ ucap Nazar Arridha.
Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa atau disingkat PMM merupakan suatu kegiatan penganti KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang berada dibawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang. PMM Baktimu Negeri adalah program yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa UMM khususnya mahasiswa semester 6Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang khususnya kelompok 26 gelombang II.
Kegiatan ini diawasi dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Jamroji, S.sos., M.Comms. Kelompok mereka membuat platform di beberapa sosial media seperti Instagram dan Youtube yang bisa d akses kapanpun dan dimanapun, semua informasi seputar PMM UMM kelompok 26 akan selalu di update melalui akun Instagram @pmm_umm_26 dan dikanal youtube PMM UMM 26.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
News
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Opornya Hangat, Tapi Kok Hati Dingin? Rahasia di Balik Rasa Hampa Saat Bulan Suci
-
Seni Memilah Prioritas di Buku Mencari Intisari Karya Sherly Annavita
-
Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan
-
Paket Menumpuk, Kurir Kewalahan: Wajah Lain Ramadan Jelang Lebaran
Terkini
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Jangan Baca Pesan Terakhirku
-
Review Film Marty Supreme: Perjalanan Gelap Seorang Underdog yang Ambisius!
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
Tips PDKT Lewat Gelas: Anime Botan Kamiina Siap Bikin Kamu "Mabuk" Cinta di April 2026!