Pergi ke Sumatera Utara jangan lupa mampir Nias Selatan. Di sana terdapat dua pantai yang sangat indah. Pantai tersebut bernama Pantai Lagundri dan Pantai Sorake. Pantai yang memiliki ombak yang sangat besar tersebut menjadikan banyak turis datang ke sana.
Keindahan Pantai Lagundri dan Pantai Sorake yang sangat alami membuat turis asing dan domestik selalu ke sana. Tak heran kalau Pantai Lagundri dan Sorake menjadi destinasi favorit wisatawan.
Lantas apa yang membuat keduanya sangat andalan? Simak keunggulan Pantai Lagundri dan Pantai Sorake berikut ini:
Kontes Surfing
Banyak yang ke sini pada bulan Juni atau Juli. Hal ini karena di bulan tersebut sedang tinggi-tingginya ombak. Surfing dihelat baik kelas nasional dan kelas internasional. Ombaknya yang tinggi tak kalah dengan di Hawai. Semua orang yang suka bermain surfing atau menonton kontes surfing, wajib nih untuk datang ke Pantai Lagundri dan Pantai Sorake.
Penginapan yang Nyaman
Meski terletak di daerah pantai, deretan Pantai Lagundri dan Pantai Sorake tetap memiliki penginapan yang nyaman. Kurang lebih ada 60 homestay yang ada akan membuat Anda merasa sangat nyaman. Jadi tak usah khawatir tidak ada penginapan ya. Selain itu airnya yang biru kehijauan memang sungguh sangat menyejukkan mata.
Transportasi yang Mudah
Kalau mau ke Pantai Lagundri dan Pantai Sorake, caranya yang sangat mudah. Dari Bandara Binaka di daerah Gunung Sitoli menuju Teluk Dalam memakai kendaraan umum. Selanjutnya Anda bisa menyewa beberapa kendaraan yang sudah disediakan untuk pergi ke Pantai Lagundri dan Sorake.
Belajar Surfing
Kalau Anda masih peselancar yang amatir, Anda bisa belajar di Pantai Lagundri dan Pantai Sorake. Penduduk sekitar juga ada yang bisa menjadi guide. Dengan harga tertentu dan sesuai kesepakatan, tentu Anda bisa belajar dengan sang maestronya selancar.
Pantai Lagundri dan Pantai Sorake adalah pantai yang dikenal dengan ombak besar. Selain bisa digunakan untuk berselancar juga bisa untuk bersantai. Asalkan harus tetap selalu waspada dan tidak membuang sampah sembarangan.
Artikel Terkait
News
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
Terkini
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?