Raksasa La Liga Spanyol, Barcelona, tampaknya belum benar-benar menemukan permainan terbaiknya, pasca ditinggal oleh sang megabintang mereka, Lionel Messi ke Paris Saint Germain.
Pada lanjutan La Liga Spanyol meladeni tantangan tim semenjana Granada di markas mereka, Camp Nou, Sergio Busquets dan kawan-kawan hanya mampu meraup satu poin dengan susah payah dan penuh perjuangan.
Pasalnya, meski tercatat mampu mendominasi permainan pengan penguasaan bola mencapai 77% berbanding 23% milik Granada, dan mencatatkan tembakan sebanyak 17 kali dibandingkan dengan 5 tendangan milik sang lawan, La Blaugrana pada akhirnya hanya mampu mencetak satu gol. Ia dipaksa berbagi poin dengan sang lawan.
Ironisnya lagi, gol yang dilesakkan oleh Barcelona tersebut terjadi melalui perjuangan panjang, dan tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.Pada laga yang dihelat di depan publik mereka sendiri itu, Barcelona langsung tertinggal dari sang lawan ketika pertandingan baru genap memasuki menit kedua.
Adalah bek Granada berkebangsaan Portugal, Domingos Duarte yang mengejutkan tuan rumah melalui gol cepat yang dilesakkannya ke gawang Ter Stegen. Memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan pertahanan tuan rumah, Duarte menanduk bola dengan keras, menghunjam jala gawang tuan rumah.
Pasca kebobolan, Barcelona langsung mengurung pertahanan lawan dan menciptakan berbagai peluang, meski tak mampu mengkonversinya menjadi gol. Sementara Granada, memainkan pola permainan bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik menunggu kelengahan Barcelona.
Usaha tuan rumah pada akhirnya menuai hasil pada saat pertandingan hampir menemui ujungnya. Di menit ke-89, pemain bertahan asal Uruguay, Ronald Araujo, akhirnya menjadi penyelamat bagi Barcelona dengan gol balasan yang diceploskannya.
Memanfaatkan umpan silang pemain pengganti, Gavi yang masuk di menit ke-60, tandukan pemain yang berposisi sebagai center back tersebut mengoyak jala gawang Granada, dan menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan memalukan di kandang mereka sendiri.
Dengan hanya mampu menambah koleksi satu poin di laga kali ini, Barcelona masih harus tertahan di peringkat ke 7 klasemen sementara La Liga. Philippe Coutinho dan kolega baru mampu meraup 8 poin dari 8 laga yang dilakoninya, dan terpaut 5 poin dari pemuncak klasemen sementara, Real Madrid, yang telah mengoleksi 13 poin dari 5 laga yang telah dijalani.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
News
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP