Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong akhirnya berhasil menunaikan tugas yang dibebankan kepadanya untuk meloloskan skuat Garuda ke babak utama kualifikasi Piala Asia 2023.
Melalui kemenangan tiga gol tanpa balas di leg kedua melawan Taiwan, langkah Indonesia untuk masuk babak utama kualifikasi menjadi tak terbendung. Dengan agregat kemenangan 5-1 dalam dua kali laga yang telah dijalani, maka Timnas Indonesia berhak untuk mengikuti tahapan selanjutnya di babak kualifikasi mendatang.
Meski telah mengantarkan Indonesia lolos ke babak utama kualifikasi, tetapi ternyata tugas Shin Tae-yong belum selesai untuk bulan Oktober ini. Pada bulan yang sama, pelatih yang merangkap jabatan dengan menjadi pelatih timnas Indonesia kelompok umur 23 tersebut juga harus menjalani tugas yang tak kalah penting, yakni mendampingi timnas Indonesia U-23 di ajang kualifikasi Piala Asia U-23.
Disadur dari laman resmi induk sepak bola Asia, the-afc, Indonesia U-23 tergabung di Grup G bersama dengan negara yang secara historis, persepak bolaan mereka dapat dikatakan yang terbaik di Kawasan Asia, yakni Australia.
elain dengan Australia, grup G juga sejatinya berisikan sang tetangga Indonesia dari Kawasan Asean, yakni Brunei Darussalam dan juga tim asal Asia Timur, China. Namun, konfirmasi terakhir menyatakan bahwa timnas Berunei Darussalam dan China mengundurkan diri dari keikutsertaan di babak kualifikasi.
Mundurnya dua negara tersebut menyisakan Indonesia dan Australia sebagai dua negara sisa penghuni grup. Tantangan lainnya bagi Shin Tae-yong dan juga skuat Garuda adalah mengenai pemindahan venue pertandingan.
Semula, laga grup G akan diselenggarakan di Indonesia. Namun, karena kebijakan pemerintah yang menerapkan karantina bagi para pendatang, maka akhirnya laga ini dilangsungkan di tempat netral, yakni Tajikistan.
Harapan tinggi tentu dibebankan kepada Shin Tae-yong pada kualifikasi Piala Asia U-23 ini. Pasalnya, sepanjang sejarah gelaran, Indonesia belum pernah merasakan manisnya lolos ke putaran final gelaran.
Berbanding terbalik dengan Vietnam yang begitu digdaya, di mana mereka mampu menjadi tim penuh kejutan dan finish sebagai runner up pada edisi 2018 lalu. Kini, harapan tinggi itu kembali tersemat di puncak Shin Tae-yong, bersama dengan anak-anak muda pilihannya.
Jadwal Timnas U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23: Indonesia vs Australia, 27 Oktober 2021
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
News
-
Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi
-
Kisah Laboratorium Sedusun: Saat Anak Muda Pilih Pulang dan Bangun Desa
-
Workshop Lingkar Keadilan Ruang: Pasar Sebagai Kedaulatan Ekonomi Warga
-
Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem
-
Tak Perlu Jadi Manusia Super, Tanyakan 3 Hal Ini ke Dirimu Sendiri untuk Menjaga Kewarasan
Terkini
-
Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan
-
Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?
-
Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri
-
Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi