Hikmawan Muhamad Firdaus | Arif Nur Iman
Ilustrasi tes berbasih komputer.[Pixbay]
Arif Nur Iman

Sistem Tes Berbasis Komputer juga disebut sebagai Sistem e-ujian, adalah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan ujian melalui internet atau intranet untuk kandidat jarak jauh atau internal. Artikel ini mengidentifikasi kebutuhan untuk meningkatkan sistem perangkat lunak CBT (Computer Based Test) saat ini yang digunakan oleh perguruan tinggi.

Fitur yang diusulkan untuk meningkatkan sistem yang ditinjau mencakup persistensi status (untuk mencegah kehilangan data jika terjadi gangguan atau gangguan yang mungkin terjadi selama ujian) dan Kategorisasi Pertanyaan (untuk mengevaluasi kandidat secara adil dengan mengajukan pertanyaan dengan kekuatan yang sama secara keseluruhan untuk masing-masing dan setiap calon mengikuti ujian). 

CBT saat ini tersedia untuk beberapa tes penerimaan di seluruh Indonesia dan sebagian besar lokasi di seluruh dunia. Cara pengujian ini penting karena dapat mengukur berbagai keterampilan atau kumpulan pengetahuan untuk memberikan informasi baru yang lebih baik tentang tes kemampuan. Perguruan tinggi dan universitas menerima hasil tes berbasis komputer lebih cepat daripada tes berbasis kertas, dan mereka dapat membuat keputusan penerimaan mereka lebih cepat.

Schreyer Institute, menyebut bahwa pengujian berbasis komputer memberi Anda beberapa manfaat penting:

  • Penyertaan multi-media: Grafik, klip video pendek, atau file suara dapat dimasukkan dalam pertanyaan, tanggapan, atau umpan balik.
  • Format barang; CBT memungkinkan untuk jenis item yang tidak dapat diproses dengan memindai lembaran gelembung kertas, seperti "periksa semua yang berlaku".
  • Mengurangi biaya kertas; Tes berbasis komputer untuk kelas besar menghindari biaya yang besar dalam memproduksi tes kertas.
  • Skor; Banyak jenis item dapat dinilai secara otomatis [1]

Anda dapat mengikuti tes berbasis komputer bahkan jika Anda memiliki pengalaman komputer minimal atau tidak sama sekali. Instruksi yang diberikan dalam tutorial komputer dasar sebelum tes akan memberi Anda pengalaman yang dibutuhkan untuk mengikuti tes menggunakan mouse.

Anda dapat menghabiskan waktu sebanyak yang Anda butuhkan untuk memastikan bahwa Anda nyaman dengan komputer dan dengan tes sebelum ujian, waktunya resmi. Kunjungi situs web program pengujian untuk mempelajari lebih lanjut tentang tutorial.

Jenis Tes Berbasis Komputer

Ada dua jenis tes berbasis komputer: linear dan adaptif. 

Tes linear adalah ujian lengkap di mana komputer memilih pertanyaan yang berbeda untuk Anda tanpa mempertimbangkan tingkat kinerja Anda. Ini terdiri dari berbagai pertanyaan tes - dari yang paling mudah hingga yang paling sulit - tetapi tidak selalu berurutan. Tes linear dinilai dengan cara yang sama seperti tes berbasis kertas [2].

Tes adaptif komputer adalah tes di mana komputer memilih berbagai pertanyaan berdasarkan tingkat kinerja Anda. Pertanyaan-pertanyaan ini diambil dari kumpulan kemungkinan pertanyaan yang sangat besar yang dikategorikan berdasarkan konten dan kesulitan [3].

Ketika Anda mengikuti tes berbasis kertas, Anda akan menemukan bahwa Anda diminta untuk menjawab pertanyaan mulai dari yang mudah hingga yang sulit. Dalam tes adaptif berbasis komputer, setiap peserta tes menerima pertanyaan dengan tingkat kesulitan yang sesuai dengan kemampuannya. Tes ini dimulai dengan pertanyaan dengan tingkat kesulitan sedang bagi sebagian besar peserta tes. 

Pada tes adaptif Anda menghabiskan lebih sedikit waktu daripada yang Anda lakukan pada tes berbasis kertas pada pertanyaan yang terlalu mudah atau terlalu sulit. 

Jika Anda membuat kesalahan yang ceroboh dan menjawab dengan salah atau jika Anda menjawab dengan benar dengan tebakan keberuntungan, pertanyaan yang Anda terima nanti mungkin tidak sesuai dengan tingkat pengetahuan atau keterampilan Anda. Anda tidak dapat melompat ke depan atau kembali seperti yang Anda bisa lakukan pada ujian berbasis kertas.

Jika Anda merasa tidak nyaman karena terbiasa meninjau seluruh tes, atau bagian dari tes, sebelum mengisi jawaban apa pun, Anda mungkin perlu berlatih dengan program perangkat lunak persiapan tes yang mensimulasikan tes.

Referensi :

[1] D. M. Enerson, “Guide to Using and Analyzing the SRTE,” 2011, Accessed: Dec. 27, 2021. [Online]. Available: www.schreyerinstitute.psu.edu.

[2] O. T. Oluwatosin and D. D. Samson, “Computer-Based Test: Security and Result Integrity,” Int. J. Comput. Inf. Technol., vol. 02, no. 02, pp. 2279–764, 2013, [Online]. Available: www.ijcit.com.

[3] E. J. Im et al., “Development of Computer-Based Test (CBT) and Student Recognition Survey on CBT,” Korean J. Med. Educ., vol. 20, no. 2, pp. 145–154, Jun. 2016, Accessed: Nov. 07, 2021. [Online]. Available: https://www.koreamed.org/SearchBasic.php?RID=2306693. 

Baca Juga