Hayuning Ratri Hapsari | Jacinta Aura Maharani
Ilustrasi BBM (Pixabay.com/andreas160578)
Jacinta Aura Maharani

Pemerintah Jepang kesulitan untuk mengikuti langkah negara-negara lain yang memutuskan untuk menghentikan impor minyak dari Rusia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Koichi Hagiuda pada Kamis (5/5/2022).

Dilansir dari Kantor Berita Reuters, Hagiuda membuat pernyataan tersebut ketika melakukan kunjungan ke Washington, setelah eksekutif Uni Eropa kemarin mengusulkan paket sanksi terberat terhadap Rusia, termasuk embargo minyak mentah dari Rusia.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa ia akan membahas sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dengan para pemimpin dari negara-negara G7 minggu ini.

Hagiuda mengaku kepada wartawan bahwa Jepang kesulitan untuk ikut menghentikan impor minyak dari Rusia karena keterbatasan sumber daya di Jepang.

“Mengingat Jepang memiliki keterbatasan sumber daya, kami akan menghadapi beberapa kesulitan untuk segera mengikuti langkah (dengan negara lain),” ungkap Hagiuda.

Selain membahas sanksi terhadap Rusia, Hagiuda juga bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo untuk membahas kerja sama antara Jepang dan AS. Hagiuda dan Raimondo menyetujui kerja sama semikonduktor.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk mendiversifikasi kapasitas pembuatan chip, meningkatkan transparansi, dan tanggapan darurat terhadap kelangkaan, serta untuk kepentingan penelitian dan pengembangan (research and development).

“Ketika dunia menjadi tidak stabil setelah perang di Ukraina, koordinasi dengan negara-negara yang berpikiran sama menjadi semakin penting,” ucap Hagiuda.

“Pembicaraan (hari ini) berfungsi sebagai langkah besar untuk memajukan hubungan Jepang-AS,” lanjut Hagiuda.

Mengutip dari Kantor Berita Jepang Kyodo News, Hagiuda pada Rabu kemarin juga telah bertemu dengan Menteri Energi AS Jennifer Granholm. Dalam pertemuan tersebut, Hagiuda dan Granholm membahas pentingnya menjaga keamanan energi di tengah invasi Rusia ke Ukraina.

Hagiuda memberi tahu Granholm bahwa setiap negara memiliki situasi keamanan energi yang berbeda dan sikap masing-masing negara itu penting.

Untuk mengurangi ketergantungan pada Rusia di bidang energi, Jepang meminta Amerika Serikat untuk meningkatkan produksi gas alam cair (liquefied natural gas).

Hagiuda menambahkan bahwa Jepang sedang mempertimbangkan untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan Jepang yang mengambil bagian dalam proyek gas alam cair AS.