Keberadaan marketplace memudahkan seseorang untuk belanja. Tidak terkecuali dengan membeli makanan. Namun, saat membeli makanan lewat marketplace harus tetap memperhatikan apa yang ditawarkan penjual. Jangan sampai kecewa seperti yang dialami oleh keluarga ini.
Dalam unggahan akun media sosial Instagram txtfromquora dibagikan foto tangkapan layar cerita tentang seorang wanita mengenai sang ibu yang membeli pempek lewat marketplace Facebook. Sang ibu tertarik membeli pempek doa yang ditawarkan seorang penjual karena foto hidangan di etalasenya tampak menggiurkan.
Bukan hanya itu harga per porsinya cukup terjangkau. Satu porsi pempek dos dijual dengan harga Rp 10.000.
Sang ibu pun memutuskan untuk membeli 5 porsi pempek dos tersebut. Namun, saat sampai penampakan pempek dos yang dibeli jauh berbeda dengan di foto etalase penjual.
Pempeknya berukuran kecil dan berwarna coklat tua yang tidak mirip sama sekali dengan di foto. Kakak dari wanita ini langsung menghubungi penjual untuk melakukan protes.
Respons penjualnya justru bikin keluarga itu geleng-geleng kepala.
"Sama kakakku langsung di japri, mbak yang jualan malah enggak terima dan bilang kalau resto terkenal langganan di dia?" ungkapnya seperti dikutip oleh Yoursay.id, Senin (25/07/2022).
Saat pempek dengan bentukan yang tidak jelas tersebut dicoba teksturnya sangat alot. Kata mereka bak makan sandal japit saking alotnya.
Kuah dari pempek rasanya juga aneh seperti air kobokan yang diberi gula. Sementara, sambalnya terasa saus yang ditambahkan air.
Penampakan di Foto dan Aslinya
Sebab, rasa dan tekstur pempek yang tidak bisa diterima lidah akhirnya harus dibuang. Wanita ini mengungkapkan jika sang ibu tidak mempermasalahkan harus kehilangan uang Rp 50.000 untuk lima porsi pempek. Sang ibu hanya menyayangkan sikap penjual yang berdagang tetapi tidak jujur.
"Ibuku enggak masalah dengan harga, ya tapi yang jujur begitu kalau jualan," kata wanita tersebut.
Cerita kecewa membeli pempek yang jauh dari foto di etalase penjualnya menuai berbagai tanggapan dari warganet.
"Tepung kanji dibonusin kuah gula itu mah," komentar warganet.
"Ya 10 ribu, tapi enggak begitu juga sih," ujar yang lain.
"Pempeknya direndam 7 hari 7 malam berubah nanti awokawok," sahut lainnya.
"Aku kalau beli makanan pengennya beli langsung. Takut zonk, enggak dimakan tapi malah kesal," pendapat yang lain.
"Amit-amit. Semoga kita dijauhkan dari penjual kayak begitu. Itu sudah enggak berkah jualannya," tanggapan warganet lainnya.
Baca Juga
-
Ganteng Kali Mas Dhimas Prasetyo, Kru Denny Caknan saat Cek Sound Bikin TerDhimas-Dhimas
-
Trend Sound 'Aku Ada Type' di TikTok, Profil Meerqeen Si Aktor Tampan yang Bikin Candu Gegara Konten Swipenya
-
Wanda Hamidah Tiba-Tiba Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi, Ada Apa?
-
Petinggi Dunia Kenakan Batik Dihina saat Jamuan Gala Dinner KTT G20, Netizen Pasang Badan: Ini Pakaian Indonesia
-
Cek Besar Belanjaan Dewi Perssik, Aurel, dan Nagita Slavina di Shopee, Fuji: Wih Borong Abis Ibu-Ibu
Artikel Terkait
News
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
Terkini
-
Boboiboy Galaxy Musim 1: Esensi Plot Geser, tapi Visual dan Skill Menggila
-
Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Memilih Antara Pangkat dan Rakyat
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa