Hari kedua program conversation class bertajuk "Lets Speak English" yang diinisiasi oleh Yoursay.id dengan menggandeng Taeyang Kulture kembali digelar pada 29 September 2022. Masih seperti hari pertama yang dimulai pada pukul 15.00 WIB, pelaksanaan hari kedua conversation class ini juga dimulai di waktu yang sama, dengan moderator yang sama, yakni Kak Anistya dan tentu saja dengan pemateri yang sama yakni Neili Bahjah Muhimmah dari Taeyang Kulture.
Namun, berbeda dengan hari pertama yang berfokus pada materi dasar-dasar bahasa Inggris, topik yang disampaikan pada hari kedua program kali ini membahas materi-materi yang lebih mendalam. Kita pasti masih ingat dengan jelas, di hari pertama program yang berlangsung pada 28 September 2022, kita diajak oleh pemateri untuk memahami present tense dan present continous tense beserta pola atau pattern dan juga fungsi-fungsinya, sementara di hari kedua ini para peserta diajak untuk memahami materi yang lebih mendalam dan kompleks.
Setelah acara dibuka oleh Kak Anistya selaku moderator, para peserta yang tergabung dalam zoom meeting langsung diajak oleh pemateri untuk mengupas tuntas tentang adverbs of frequency, other frequency expresssions, Homophones, silent letter pronunciation, hingga perbedaan antara American and British Pronunciation.
Anstusiasme para peserta di hari kedua ini pun terlihat tak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan hari pertama kemarin. Banyak di antara mereka yang melakukan "raise hand" ketika sesi interaksi berlangsung, dan mempraktikkan kemampuan bahasa Inggrisnya. Sebuah hal positif yang sudah terlihat semenjak pelaksanaan program conversation class di hari pertama kemarin.
Uniknya, dalam pelaksanaan program yang dilaksanakan oleh Yoursay.id kali ini, interaksi antara pemateri dengan para peserta benar-benar berjalan maksimal. Selain dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mendapatkan kesempatan untuk mencoba kemampuan bahasa Inggrisnya, Neili selaku pemateri juga selalu memberikan kesempatan bagi para peserta untuk bertanya setiap kali dirinya selesai dalam menyampaikan materi. Jadi, selalu ada waktu yang disediakan oleh Neili, sebelum dia melanjutkan pembahasan ke materi selanjutnya.
Hal lain yang tak kalah seru adalah, Neili selalu menyisipkan challenge di setiap materi yang dibahasnya. Ketika melakukan pembahasan mengenai materi tertentu, Neili selalu meminta peserta untuk melakukan tantangan yang dipersiapkan, seperti membaca kata-kata yang tengah dibahas, meminta para peserta untuk mencontohkan kata-kata tertentu, hingga challenge Tongue Twister yang melatih "fleksibilitas lidah" para peserta.
Selepas challenge Tongue Twister, acara dilanjutkan dengan QnA untuk memfasilitasi rasa ingin tahu dari para peserta. Sebuah pertanyaan langsung terlontar dari moderator, yang seolah mewakili pertanyaan dari sebagian besar yang hadir dalam ruang zoom tersebut. "Tips dan trik apa sih yang bisa dilakukan untuk memperlancar skill bahasa Inggris kita?" tanya Anistya. Mendapat pertanyaan tersebut, Neili pun menjawab, bahwa sejatinya ada banyak cara untuk meningkatkan skill bahasa Inggris yang kita miliki. Namun yang jelas, kuncinya adalah latihan. "Latihan, latihan, latihan" jawab Neili. "Sebenarnya, belajar bahasa itu sangat fun, asalkan kitanya niat, kitanya mau, kitanya juga punya keinginan untuk bisa lancar berbahasa Inggris" sambungnya.
Tak hanya sampai di sana, Neili juga membocorkan sebuah metode lain agar bisa lebih lancar dalam berbahasa Inggris, yakni metode berbicara atau dialog terhadap diri sendiri. "Dalam mempelajari bahasa Inggris, kita juga bisa menggunakan salah satu metode, yakni dialog ke diri sendiri dengan menggunakan bahasa Inggris". Sebuah tips dan trik yang tentu saja sangat bermanfaat bagi para peserta yang hadir di acara yang berlangsung hampir dua jam tersebut.
Menjelang pukul 17.00 WIB, acara yang padat dan penuh dengan "daging" tersebut pada akhirnya harus diakhiri. Namun, sebelumnya, moderator mengumumkan nama peserta yang mendapatkan penghargaan sebagai peserta paling aktif dalam program ini, dan tentu saja mengajak yang hadir untuk melakukan sesi foto bersama. Sampai berjumpa di program Yoursay.id dan Suara.com selanjutnya ya!
Tag
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Real Madrid Kembali Incar Erling Haaland, Siapkan Tawaran Rp 2,9 Triliun
-
Warga Inggris Hilang Misterius saat Snorkeling Bareng Istri di Padangbai Bali, SAR Masih Cari
-
Kapal Perang Inggris HMS Spey Kunjungi Bali, Awak Kapalnya Akan Diajak Poco-poco di Benoa
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Kesembilan: Ada Derbi Manchester dan Derbi London Utara
-
DICARI Pelaku Rasis Richarlison Dilempari Pisang, Kapten Harry Kane Minta Dihukum dengan Pantas
News
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Mau Nonton Lebih Irit? XXI Sekarang Bolehkan Bawa Tumbler, Ini Syaratnya!
-
UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
Terkini
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Perempuan Misterius yang Menyeberang Jalan di Tengah Malam
-
Super Slim! Powerbank Xiaomi Ini Tipis dan Praktis Dibawa Ke Mana Saja
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran
-
Kebaya Syifa Hadju saat Akad Nikah Curi Perhatian, Intip Detailnya!