Menghadapi musim hujan menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia mengalami banjir. Salah satu wilayah yang mengalami banjir belum lama ini adalah Kabupaten Pasuruan.
Melansir unggahan video dari akun Instagram fakta.indo memperlihatkan kondisi banjir yang terjadi di Kedangwung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Namun, video viral berdurasi pendek tersebut bukan menyoroti soal banjir melainkan aksi wanita paruh baya bak pawang hujan.
BACA JUGA: Pelajar Ini Marah Hingga Lontarkan Makian Usai Ditegur Polisi Tak Pakai Helm Saat Berkendara
Wanita yang mengenakan baju merah motif polkadot itu terlihat berdiri di tengah Jembatan Magersari, Kedawung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Wanita ini berdiri di sana untuk melakukan aksi bak pawang hujan.
"Aksi 'Pawang' di tengah banjir Pasuruan, pukul air banjir pakai tasbih," keterangan unggahan video seperti dikutip oleh Yoursay.id, Senin (21/11/2022).
Ia di tengah banjir mengangkat kedua tangannya ke atas sambil memegang tasbih. Ia melakukan hal tersebut sambil mengucapkan, "Minggir, aku ojo digangu (aku jangan diganggu)".
Tak berselang lama, wanita itu memukulkan tasbih yang dipegangnya ke air banjir berulang kali.
"Asat asat asat (surut surut surut)" kata wanita bak pawang hujan sambil memukulkan tasbih ke air banjir.
"Waduh iwake mati kabeh digepuki tasbih (Waduh airnya mati semua dipukuli tasbih)" ujar seorang pria.
BACA JUGA: Isi Opening Match Giveaway Piala Dunia 2022 Qatar Bikin Netizen Mupeng: Keranjang Kuning Mana Wei
Lebih lanjut, wanita paruh baya sambil menengadahkan tangan ke atas berteriak lebih kencang lagi memohon air banjir segera surut.
Aksi tak biasa wanita paruh baya tersebut atasi banjir seperti pawang hujan lantas bikin geger media sosial. Tak sedikit warganet memberikan komentar menggelitik karena heran sendiri melihat aksi wanirta paruh baya itu.
"Yang kena dampak malunya ke anak serta keluarganya dan tetanga-tetangganya," tanggapan seorang warganet.
"Jadi gini bu: fungsi tasbih itu buat dzikir ya, ente kadang-kadang ente," komentar yang lain.
"Itu yang buat surut bukan ibunya, yang lebih tepat adalah jenset yang bisa buat surut banjirnya kan disedot," pendapat lainnya.
"Demam viral habis ini demam panas dingin masuk angin," kata warganet yang lain.
Baca Juga
-
Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
Artikel Terkait
News
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
Terkini
-
Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat