Brasil harus melanjutkan babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2022 tanpa Neymar pasca ia menderita cedera pergelangan kaki saat melawan Serbia pada Jumat (25/11/2022).
Cedera yang dialami Neymar diakibatkan karena berbenturan dengan lawannya, Nikol Milenkovic. Sempat memaksakan diri untuk melanjutkan permainan, Neymar akhirnya harus menyerah ke luar lapangan pada menit ke-80 untuk digantikan oleh Antony. Pemain bernama lengkap Neymar da Silva Santos Junior ini tampak menangis setelah posisinya digantikan.
Dalam laga tersebut, tak hanya Neymar yang menjadi korban cedera namun juga bek kanan Danilo mengalami hal serupa. ESPN mengabarkan pada Sabtu (26/11/2022) hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Neymar menderita cedera ligamen pada pergelangan kaki kanannya. Sementara Danilo mengalami edema tulang kecil dan cedera ligamen medial pada pergelangan kaki kirinya. Kedua pemain Brasil tersebut kini masih dalam perawatan tim medis.
Baca juga: Piala Dunia Grup H: Satu Gol yang Bermakna Besar bagi Cristiano Ronaldo
Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi pada ESPN bahwa Neymar dan Danilo akan absen untuk pertandingan yang akan datang melawan Swiss. Akan ada kemungkinan keduanya juga dapat melewatkan pertandingan melawan Kamerun Jumat depan. Senada dengan pengumuman tersebut, Neymar membagikan momen emosionalnya melalui sosial media akibat cedera yang dialami.
“Tidak ada dalam hidup saya yang diberikan dengan mudah, saya selalu harus mengejar impian dan tujuan saya. Jangan pernah jahat pada siapa pun, tapi bantulah mereka yang membutuhkan,” tulis @neymarjr di Instagram (25/11/2022).
Ini merupakan kesekian kalinya Neymar kecewa di Piala Dunia. Ia juga pernah absen pada semifinal 2014 ketika menghadapi Jerman karena mengalami cedera di perempat final saat melawan Kolombia.
Baca juga: Link Live Streaming Polandia vs Arab Saudi Piala Dunia 2022, Wakil Asia Akan Beri Kejutan Lagi?
“Hari ini telah menjadi salah satu momen tersulit dalam karir saya. Dan terjadi lagi di piala dunia. Saya mengalami cedera. Ya, itu membosankan, itu akan menyakitkan, tapi saya yakin akan memiliki kesempatan untuk kembali karena saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu negara saya, rekan tim saya, dan saya sendiri,” imbuh pemain bola berusia 30 tahun itu.
Stadion Lusail menjadi saksi keberhasilan Brasil membekuk Serbia dengan skor kemenangan 2-0. Laga sempat berjalan cukup sulit dan berakhir tanpa skor di babak pertama. Namun, Brasil akhirnya dapat menembus gawang lawan pada babak kedua lewat dua skor yang diborong oleh Brace Richarlison pada menit ke 62 dan 73.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
5 Fakta Menarik Nam Ji Hyun, Aktris Berbakat Pemeran K-Drama Good Partner
-
3 Karakter Cowok Green Flag di Drama Korea Welcome To Samdalri, Bikin Meleleh!
-
3 Drakor Baru yang Angkat Tema soal Lika-liku Perceraian, Penuh Pesan Moral
-
4 Pesona Shin Eun Soo di 'Twinkling Watermelon', Bicara Pakai Bahasa Isyarat!
-
4 Film Beragam Genre Dibintangi Dwi Sasono di 2023, Terbaru 'Budi Pekerti'
Artikel Terkait
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Pemain Serbia Radovan Pankov Resmi Jadi Pemain Anyar Persija Jakarta
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
News
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
Terkini
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?