Piala Dunia 2022 telah berubah menjadi turnamen yang penuh kejutan. Momen mengejutkan yang terbaru datang dari laga Grup F antara Belgia melawan Maroko pada Minggu (27/11/2022).
Pada pertandingan kedua Maroko di Stadion Al Thumama itu mereka berhasil membungkam belgia dengan skor 2-0. Setelah peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiupkan, para pemain Maroko segera melakukan selebrasi sujud syukur atas kemenangan timnya di lapangan yang berumput hijau tersebut.
Ini merupakan kemenangan pertama Maroko dalam lima kali keikutsertaannya di Piala Dunia sejak 1998. Tentu hal ini menjadi kemenangan bersejarah, sebab Belgia di kenal sebagai tim yang spesialis di ajang Piala Dunia dengan sembilan kemenangan berturut-turut. Dimana kini, Belgia harus tersingkir pada laga kemarin.
Potret selebrasi sujud syukur kemenangan Maroko menghiasi jejaring media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Sebuah foto yang berhasil menangkap momen selebrasi itu, tak henti-henti disukai dan diretweet oleh ratusan ribu akun Twitter.
Baca juga: 5 Lagu Piala Dunia Ini Paling Enak Didengar, Kamu Suka yang Mana?
Salah seorang warganet menuliskan cuitan “Sajdah (sujud syukur) adalah cara terbaik untuk merayakan kemenangan. Gambar terbaik di piala dunia sejauh ini adalah Maroko.”
“Bersujud adalah cara terbaik untuk berterima kasih pada Allah. Selamat Atlas Lions dari Maroko,” ujar komentar lainnya.
“Orang Maroko mengangkat kepala untuk negaranya dan kemudian menundukkan kepalanya kepada orang yang mengangkatnya (Allah),” saut waranet lainnya.
Maroko membantai Belgia dengan dua serangan gol tanpa balasan. Tim nasional Maroko tampil apik dalam pertandingan sengit tersebut. Sejak babak pertama, Maroko telah meningkatkan intensitas permainanannya dengan berupaya menggempur gawang Belgia yang membuat lawannya kewalahan.
Baca juga: 8 Stadion di Qatar Tempat Diselenggarakannya Piala Dunia 2022, Sudah Tahu?
Sempat menemui kebuntuan di babak pertama, Maroko berhasil menjebol pertahanan Belgia pertama kali di menit ke-73 berkat tendangan bola dari Abdelhamid Sabiri. Belgia tampak kurang tenang dalam mengelola pergerakan dari lawannya. Memasuki menit-menit terakhir Belgia terus berusaha menyerang pertahanan Maroko untuk mengejar ketertinggalan. Namun maroko bermain dengan sangat defensif dalam mempertahankan keunggulan timnya. Pada menit ke-92 Maroko kembali mencetak gol lewat tendangan Zakaria Aboukhlal.
Maroko akan kembali bertanding di laga Grup F Piala Dunia 2022 dengan melawan Kanada pada Kamis, 1 Desember 2022.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
5 Fakta Menarik Nam Ji Hyun, Aktris Berbakat Pemeran K-Drama Good Partner
-
3 Karakter Cowok Green Flag di Drama Korea Welcome To Samdalri, Bikin Meleleh!
-
3 Drakor Baru yang Angkat Tema soal Lika-liku Perceraian, Penuh Pesan Moral
-
4 Pesona Shin Eun Soo di 'Twinkling Watermelon', Bicara Pakai Bahasa Isyarat!
-
4 Film Beragam Genre Dibintangi Dwi Sasono di 2023, Terbaru 'Budi Pekerti'
Artikel Terkait
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
News
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu