Beberapa waktu lalu viral video memperlihatkan aksi sawer pada qoriah yang tengah mengaji di sebuah acara peringatan Maulid Nabi di sebuah pondok pesantren. Kejadian ini dialami oleh Ustazah Nadia Hawasy yang juga seorang qoriah internasional asal Tangerang, Banten.
Dalam video yang turut diunggah pendakwah Hilmi Firdausi ini tampak Ustazah Nadia sedang melantunkan ayat suci Al Quran di atas panggung. Namun, di panggung yang sama juga berdiri seorang pria yang menyawer sejumlah uang pada Ustazah Nadia.
Tidak hanya satu orang, ternyata aksi ini juga dilakukan pria lainnya yang ikut menyelipkan uang ke dalam kerudung Ustazah Nadia. Bahkan ada seorang wanita yang ikut naik panggung dan memberi uang dengan meletakkan di pangkuan saat momen saweran tersebut berlangsung.
BACA JUGA: Akui Salah Tembak Brigadir J, Richard Eliezer: Kalau Waktu Bisa Diputar Kembali
Masih dalam unggahan tersebut, Ustaz Hilmi sangat menyayangkan kebiasaan semacam ini yang masih terjadi di lingkungan pondok pesantren. Ustaz Hilmi bahkan meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para asatidz setempat untuk mengingatkan bahwa hal ini tergolong perilaku niradab.
"Mohon Majelis Ulama dan juga para asatidz setempat mengingatkan bahwa hal ini sangat niradab. Bukan begitu cara memuliakan para Qori/ah. Kalau ingin memberi bisa dengan cara yang berakhlaq. Ini tilawatil Qur'an bukan dangdutan," kata Hilmi dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 5 Januari 2023.
Ustazah Nadia juga menyampaikan pendapatnya di kolom komentar unggahan Ustaz Hilmi tersebut.
"Assalamualaikum ustad, saya juga merasa tidak dihargai ustad, karena saya posisi nya lagi ngaji tidak mungkin mau marah-marah di atas panggung, karna itu salah satu adab membaca Al-Qur'an. Saya tidak mungkin langsung marah pada saat saya sedang mengaji. Makanya saya cuma cabut uang yang ada di kerudung saya. Setelah saya turun panggung baru saya tegur panitianya." tulis @nadia_hawasyi6050.
Komentar Ustazah Nadia pun dibalas oleh Ustaz Hilmi yang mengatakan bahwa perilaku seperti tersebut sudah diketahui oleh MUI dan diharapkan tidak akan terjadi lagi.
"Wa'alaikumsalam ustadzah ... semoga ini menjadi pembelajaran untuk semuanya agar bisa lebih menghargai Qur'an dan para pembacanya. Tadi Kyai Cholil Nafis dari MUI pusat juga sudah merespons agar kebiasaan seperti ini dihentikan. Baarakallahu fiik," balas @hilmi28.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
AI Mengubah Cara Kerja Generasi Muda: Peluang atau Malah Ancaman?
-
Overconsumption Core: Ketika Gen Z Mulai Kritik Budaya Belanja Berlebihan
-
Siklus Finansial Gen Z: Gaji Belum Masuk, Tagihan Sudah Antre Paling Depan
-
Perempuan & Budaya Selalu Ingin Upgrade Diri: Self-Improvement Tanpa Henti?
-
Glow Up atau Tekanan Sosial? Saatnya Berhenti Membeli Standar Kecantikan yang Tidak Perlu
Artikel Terkait
-
Videonya Viral, Qariah Nadia Tahan Marah Disawer Saat Ngaji: Itu Adab Baca Al-Qur'an
-
Kesalnya Qoriah Disawer Duit Mengaji Acara Maulid Nabi, MUI Murka: Perbuatan Haram Melanggar Kesopanan dan Tak Menghargai Al-Quran
-
Terpopuler: Viral Qoriah Disawer Duit, Pangeran Harry Bunuh 25 Orang di Afghanistan
-
Geram dengan Aksi Nyawer Qoriah, Hilmi Firdausi: Ini Tilawatil Qur'an Bukan Dangdutan
News
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
-
Che Cupumanik Rilis Single 'Luka Kolektif' Bersamaan dengan Buku 'Luka Kolektif Manusia Digital'
-
Cegah Pelecehan Siber Berkedok Candaan, Dosen Unpam Bekali Siswa SMK Telkom "Red Flag Detector"
-
Bukan Lagi Fiksi Ilmiah, Taksi Tanpa Sopir Asal China Kini Siap Kuasai Jalanan
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
Terkini
-
Stunting yang Dipelihara: Saat Mitos Gizi Lebih Dipercaya daripada Sains
-
Shangri-La Frontier Season 3 Resmi Tayang Januari 2027, Rilis Teaser PV Baru
-
Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
-
Nothing to Lose: Kisah Ibu Berjuang Selamatkan Anak Pengidap Leukemia
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur