Persidangan vonis Richard Eliezer alias Bharada E atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J menjadi perbincangan hangat. Majelis Hakim menjatuhkan vonis hukuman 1 tahun 6 bulan penjara kepada Eliezer.
Ketika vonis tersebut dibacakan sempat ruang sidang begitu ramai dengan suara sorak dari pengunjung sidang. Petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bergerak cepat untuk mengamankan Eliezer.
BACA JUGA: 'FS Go Internasional' Media Malaysia Beritakan Vonis Mati Ferdy Sambo
Momen itu menarik perhatian sebab satu petugas wanita LPSK yang mendampingi Eliezer terlihat gesit dan selalu mengawal terdakwa ini. Dalam unggahan akun TikTok yang membagikan momen itu membuat warganet penasaran terhadap sosok petugas wanita LPSK pendamping Eliezer.
"Penasaran mau lihat mbak LPSK yang selalu dampingi Icad Eliezer," tulis keterangan dalam video.
Seorang pengguna akun TikTok bernama @tynaratu, yang mengaku menjadi sosok petugas wanita LPSK tersebut. Namun, Tyna Ratu dalam unggahan terbarunya sudah mengakui jika petugas wanita LPSK itu bukan dirinya.
Ternyata identitas asli terduga dari petugas wanita LPSK pendamping Eliezer yang selama ini dicari-cari oleh publik sudah diungkap oleh akun TikTok @nuniekeliezer.
"Ini loh Mbak LPSK yang selalu dampingi Icad," tulisnya dalam unggahan videonya.
Dalam video tersebut ditampilkan foto petugas wanita LPSK yang akun TikToknya bernama @Di_Ya. Ia tampak anggun mengenakan gaun warna merah muda di sebuah pesta pernikahan.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Depresi Nekat Akhiri Hidup Gegara Ayahnya Divonis Mati, Benarkah?
Petugas wanita LPSK ini terlihat menundukkan kepala dan memejamkan mata sambil menggenggam rangkaian bunga warna putih. Ia mengomentari video yang menampilkan fotonya itu.
"Terimakasih untuk semua dukungan masyarakat Indonesia sampai dengan saat ini," komentarnya.
Warganet pun memuji sosok petugas wanita LPSK ini atas kinerja serta wajah cantiknya.
"Kerja yang keren mbak. Aku padamu," pujian dari warganet.
"Mbak cantik sekali," kata yang lain.
"Cantik kalem," imbuh lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ada Choi Woo Shik, Youth Over Flowers: Limited Edition Resmi Tayang 3 Mei
-
Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi
-
Validasi Terbaik Saat Ingin Nyerah: Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah
-
Seni Menikmati Segala Kenyataan Hidup; Belajar Ikhlas di Setiap Keadaan
-
Ruang Nyaman Pribadi: Tidak Masalah Kalau Tidak Semua Orang Suka Kamu
Artikel Terkait
News
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
Terkini
-
Ada Choi Woo Shik, Youth Over Flowers: Limited Edition Resmi Tayang 3 Mei
-
Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi
-
Validasi Terbaik Saat Ingin Nyerah: Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah
-
Seni Menikmati Segala Kenyataan Hidup; Belajar Ikhlas di Setiap Keadaan
-
Ruang Nyaman Pribadi: Tidak Masalah Kalau Tidak Semua Orang Suka Kamu