Kasus penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora berbuntut panjang hingga harta kekayaan sang ayah, Rafael Alun Trisambodo.
Ibu Mario Dandy, Ernie Meike Torondek pun ikut tersorot, terutama koleksi tas mewahnya yang kini telah disita oleh KPK sebagai bukti kasus gratifikasi yang dilakukan oleh suaminya itu.
Namun, Rafael Alun justru menyebut bahwa tas mewah milik istrinya itu hanyalah barang KW dan tak asli.
Hal itu disampaikan oleh Rafael Alun ketika melakukan wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta.
Dalam wawancara eksklusif itu, Rafael dicecar oleh presenter mengenai tas mewah Ernie Meike yang diakuinya itu KW.
"Tau (tas mewah istri KW)" kata Rafael Alun dalam wawancara eksklusif bersama Metro TV, dilihat pada Selasa (04/04/2023).
"Tapi bapak tahu kan barang KW itu merugikan negara karena nggak ada pajaknya, sementara bapak adalah pegawai pajak," tanya sang presenter.
"Barang KW yang tidak ada pajaknya itu kalau dia impor melakukan penyelundupan. Kita kan nggak tahu itu, dia impor atau lokal," ucap Rafael Alun.
Saat ditanya mengapa membiarkan istrinya tetap membeli barang KW, Rafael Alun berdalih bahwa dirinya sudah memberi tahu Ernie Meike untuk membeli barang murah namun asli.
Di sisi lain, Ernie Meike mengaku tak ada niat untuk pamer ketika menggunakan tas mewahnya yang begitu beragam itu.
"Saya sebenarnya kalau foto itu ya, saya tidak ada pikiran untuk memamerkan flexing gitu, cuma saya kalau pakai baju dan tas itu saya lebih ke matching aja sih," tutur Ernie Meike dalam wawancara yang sama dengan Rafael Alun.
Ibu Mario Dandy menyampaikan bahwa ia hanya berniat foto biasa ketika memakai deretan baju serta tas mewahnya.
"Saya memang nggak ada niat untuk mau pamer, saya memang hanya mau foto aja. Saya hanya, kalau pergi itu pengen foto biar ada kenang-kenangan," lanjutnya menambahkan.
Baca Juga
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
Artikel Terkait
-
Dikaitkan dengan Pencucian Uang Rafael Alun, Raffi Ahmad Bilang Begini
-
Raffi Ahmad Akan Buktikan Hartanya tak Terkait dengan Pencucian Uang Rafael Alun Trisambodo: KPK Silahkan Cek..
-
Dibidik Haters Diduga Artis Inisial R di Kasus TPPU Rafael Alun, Rizky Billar Polisikan Pembencinya?
-
Heboh Kasus Pajak Rafael Alun Menyeret Artis Berinisial R, Siapakah Itu?
-
Haters Berani Sebut Rizky Billar sebagai Artis Inisial R di Kasus Rafael Alun, Siap-siap Masuk Penjara!
News
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
Terkini
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras