Coronation atau penobatan Raja Charles III sebagai penerus tahta kerajaan Inggris baru saja selesai dilakukan di Westminster Abbey pada Sabtu (6/5/2023).
Prosesi penobatan membutuhkan waktu kurang lebih selama 2 jam dan berlangsung sakral. Permaisuri Camilla juga sudah resmi menyandang status Ratu Camilla berbarengan dengan penobatan suaminya tersebut.
Seperti tradisi yang dilakukan pada penobatan terdahulu, selesai prosesi pemimpin baru bersiap menyapa rakyatnya yang sudah menunggunya di luar.
Namun fakta menunjukkan bahwa ternyata prosesi penobatan kali ini memiliki beberapa perbedaan dari penobatan yang dilakukan Ratu Elizabeth II sebelumnya. Lalu apa saja perbedaannya? Melansir dari CBS News berikut informasinya.
Penobatan dua gelar sekaligus
Pada hari ini diketahui bahwa penobatan Raja Charles III dilakukan berbarengan dengan penobatan sang istri Camilla yang kini sah menjadi seorang ratu.
Hal berbeda terjadi ketika sebelumnya Pangeran Philip, yaitu suami dari Ratu Elizabeth II tidak pernah diberikan mahkota selama kepemimpinannya sehingga ia selama masa kepemimpinan sang istri tetap mendapat sebutan tuan muda.
Pakaian yang dikenakan
Dalam prosesi penobatan, Raja Charles III menggunakan jubah seremonial yang berat dan terbuat dari benang emas sebagai salah satu pakaian bersejarah di upacara penobatan.
Akan tetapi ia tidak menggunakan pakaian khusus seperti ibunya. Raja Charles akan menggunakan pakaian seragam militer miliknya.
Berbeda dari sang anak, Ratu Elizabeth II mengenakan gaun penobatan khusus yang bahkan dipesan jauh-jauh hari oleh seorang desainer Inggris.
Menurut Royal Collection Trust, Ratu Elizabeth II bahkan menerima sembilan desain gaun yang berbeda, tetapi ia memutuskan untuk mengambil desain yang kedelapan dengan permintaan penambahan sulaman daa berbagai warna
Serba lebih sedikit
Jika dalam penobatan Raja Charles III hanya mengundang sekitar 2000 tamu dan memakan prosesi selama 2 jam. Maka hal jauh berbeda dengan tamu undangan yang hadir saat penobatan Ratu Elizabeth III, yaitu 8000 tamu dengan prosesi penobatan selama 3 jam.
Raja Charles III dan Ratu Camilla nantinya akan menyapa rakyatnya dengan melewati rute antara Westminster Abbey ke Istana Buckingham dengan rute yang sama saat mereka datang ke acara penobatan. Waktu yang ditempuh juga cukup singkat yaitu hanya sekitar 40 menit.
Sementara di masa Ratu Elizabeth II, saat selesai penobatan ia memilih jalan memutar yang lebih jauh untuk bisa menyapa rakyatnya. Waktu yang ditempuh mencapai lima jam lamanya sambil terus melambai kepada para simpatisan.
Demikian informasi yang dirangkum mengenai perbedaan penobatan antara Raja Charles III dan Ratu Elizabeth II.
Walaupun memiliki beberapa perbedaan tapi hal tersebut tidak mempengaruhi kekhidmatan prosesi penobatan yang telah berlangsung di Westminster Abbey pada hari ini. Selamat kepada pemimpin baru, Raja Charles dan Ratu Camilla!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator
-
Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
Artikel Terkait
-
Fabinho Sebut Liverpool Punya Pengalaman untuk Finis 4 Besar Liga Inggris
-
Man City vs Leeds, Guardiola Nantikan Timnya Jauhi Kejaran Arsenal di Klasemen Liga Inggris
-
Anak Nikita Mirzani Bantah Perkataan Ibunya : Jangan Bilang Aku Putusin Sean Karena di Sini Banyak Cowok Tampan
-
Prediksi Liverpool vs Brentford di Liga Inggris: Preview, Head to Head, Link Live Streaming
-
Pertajam Lini Depan, Brighton Resmi Datangkan Joao Pedro dari Watford
News
-
Stop Sebut Gen Z Manja! Mereka Cuma Mau Bekerja Tanpa Kehilangan Kewarasan
-
Viral Anak Pejabat Gayo Lues Flexing, Asisten I Sekda Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
-
Viral Gula Disulut Sendok Panas Semburkan Api, Benarkah Mirip Bensin? Ini Penjelasan Sainsnya
-
AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial
-
Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga
Terkini
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
-
Krisis Kompetensi BGN: Pertaruhan Gizi Anak di Bawah Bayang-bayang Politik
-
Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah