Aplikasi media sosial Thread masih menjadi topik hangat yang dibicarakan netizen di media sosial. Walau masih banyak kekurangan dalam aplikasi tersebut, tapi tetap saja aplikasi besutan Meta itu cukup mendulang kesuksesan dan terbukti dengan banyaknya pengguna media sosial yang turut mengunduh Thread dalam sehari peluncurannya.
Jika dilihat-lihat memang Thread tampak seperti aplikasi Twitter. Karena itu banyak netizen yang kerap menyandingkan kedua aplikasi tersebut.
Sebagian besar netizen mengungkapkan jika sampai saat ini Twitter masih menjadi pilihan terbaik untuk tempat menumpahkan segala keluh kesah tanpa harus memperlihatkan identitas alias anonim.
Tampaknya Elon Musk juga turut memperhatikan aplikasi yang sepertinya bakal menjadi pesaing berat Twitter tersebut. Apalagi diketahui belakangan Elon Musk selalu membuat kebijakan-kebijakan baru yang tampaknya semakin merugikan pengguna Twitter.
Lalu pada Jumat, (7/7/2023) dalam akun Twitternya, Elon Musk mencuitkan sebuah statement yang diduga ditujukan untuk Mark Zuckerberg selaku CEO Meta yabg juga menaungi aplikasi Thread tersebut.
"Competition is fine, cheating is not," (Persaingan sah saja, curang tidak) tulis Elon di akun Twitternya.
Walaupun belum jelas maksud dan ditujukan untuk siapa cuitan tersebut, tapi banyak yang berspekulasi jika statement tersebut dialamatkan untuk Mark Zuckerberg. Jika dilihat dari cuitan Elon Musk tersebut memang terkesan menyindir CEO Meta yang menaungi aplikasi Thread tersebut.
BACA JUGA: Sindiran Pedas Buat Syahnaz? Lady Nayoan: Percuma Cantik Tapi Enggak Punya Value!
Karena waktu di antara Thread rilis dan cuitan Elon Musk tersebut terlihat hampir bersamaan. Netizen turut menyoroti cuitan Elon Musk tersebut.
"Buat Twitter lebih baik, dan berhenti menangis!" tulis akun @black***
"Jika kamu tidak bisa mengalahkannya, maka tiru dia," sindir akun @ragi***
"Benahi Twitter sebelum kamu kehilangannya," komentar akun @777j***
"Pasar bebas adalah satu-satunya jalan, santai kawan," ungkap akun @RpsA***
Seperti diketahui Elon Musk baru saja memberlakukan kebijakan baru yang membuat pengguna meradang.
Twitter membatasi cuitan yang bisa dibaca dalam sehari oleh penggunanya di mana hal tersebut cukup disayangkan dan membuat ruang gerak pengguna semakin terbatas. Tidak hanya itu saja, Twitter juga sempat membuat akun centang biru berbayar.
Diketahui Thread sudah didownload lebih dari 5 juta kali dari beberapa jam perilisannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jangan Berakhir di Tempat Sampah! Simak Ide Kreatif Ubah Kemasan Belanja Online Jadi Cuan
-
Bukan Sekadar Simbol Ketakwaan, Kurban Menyimpan Banyak Hikmah Soal Kehidupan
-
Less Waste More Future: Cara Bijak Kurangi Sampah Plastik dari Belanja Online
-
Sinopsis A Good Girls Guide to Murder Season 2, Pip Pecahkan Kasus yang Lebih Rumit
-
Avatar The Last Airbender Season 2 Tayang Juni 2026, Intip Sinopsis dan Daftar Pemainnya
Artikel Terkait
-
5 Perbedaan Threads vs Twitter, Mana Lebih Keren?
-
Cak Nun Kembali Trending di Twitter, Publik: Dia Sakit, tapi Pemikirannya Tetap Sehat
-
Trending Topic, Momen Kebahagiaan 5 Menit Berujung Kabar Duka: Jadi Merinding Banget
-
Dikabarkan Alami Pendarahan Otak, Cak Nun Kena Cibiran Netizen: Semoga Sembuh Biar Bisa Bertobat
-
DPR RI Main Threads, Langsung Dapat Nyinyir Netizen, Si Paling Selamat Pagi Taunya Siang Tidur
News
-
Selamat Tinggal Password! Microsoft Resmi Pensiunkan Kata Sandi
-
Lagi Cari HP Performa Monster? Ini 5 Pilihan HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaru 2026
-
Hati-hati! Saldo Rekening Bisa Ludes Sendiri Jika Kamu Abaikan Aturan Ini
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Rupiah Melemah, Beli iPhone Murah di Luar Negeri Tak Lagi Menggiurkan?
Terkini
-
4 Ide OOTD Dark Glamour ala Shuhua I-DLE yang Elegan dan Super Classy!
-
My Royal Nemesis Viral, Ini 5 Drama Korea Terkenal dari Lim Ji-yeon!
-
Serve oleh XLOV: Ubah Ketidaksempurnaan Jadi Sisi Diri Terbaik
-
Alternatif Bubble Wrap, Bisakah Honeycomb Paper Wrap Menyelamatkan Masa Depan Belanja Online?
-
"Bara Sang Pengarang", Novel Fantasi Misteri Sarat Makna