Beberapa hari menjelang laga puncak antara Argentina dan Spanyol, media sosial diramaikan oleh beredarnya foto Lionel Messi yang sedang memandikan seorang bayi yang ternyata merupakan Lamine Yamal.
Selama bertahun-tahun, banyak orang mengira gambar tersebut hanyalah hasil rekayasa atau kecerdasan buatan, padahal foto itu benar-benar diambil pada 2007.
Kini saat kedua bintang sepak bola itu akan menunjukkan taringnya di panggung Piala Dunia, foto tersebut menjadi buah bibir di kalangan netizen.
Lalu ada kisah apa di balik foto Messi memandikan Yamal yang buat geger media sosial?
Kisah di Balik Foto Viral Messi - Yamal
Foto tersebut merupakan bagian dari kalender amal yang diselenggarakan UNICEF bersama Yayasan FC Barcelona pada Desember 2007.
Momen sederhana itu kini berubah menjadi salah satu foto paling ikonik dalam sejarah sepak bola karena bayi yang berada di pelukan Messi ternyata adalah Lamine Yamal.
Fotografer Joan Monfort mengungkapkan bahwa sesi pemotretan itu berawal dari sebuah undian yang diikuti keluarga-keluarga di wilayah Mataro.
Tanpa disangka, orang tua Lamine Yamal menjadi pemenang dan dipasangkan dengan Lionel Messi yang kala itu baru mulai menapaki jalan menuju status bintang Barcelona.
Monfort mengenang bahwa tidak ada seorang pun yang menyadari arti penting momen tersebut pada saat itu. Menurutnya, semua orang hanya menjalankan sesi pemotretan amal seperti biasa tanpa mengetahui bahwa dua sosok di dalam foto itu kelak akan menjadi ikon sepak bola dunia.
"UNICEF mengadakan undian di lingkungan Roca Fonda di Mataro tempat keluarga Lamine tinggal. Mereka mendaftar untuk undian agar foto mereka diambil di Camp Nou bersama pemain Barca. Dan mereka memenangkan undian tersebut." kata Monfort melansir Euronews, Kamis (16/7/2026).
Saat foto diambil, Messi baru berusia 20 tahun dan dalam proses menjadi calon superstar Barcelona. Sementara itu, Lamine Yamal masih berusia beberapa bulan setelah lahir pada Juli 2007.
Monfort juga menceritakan bahwa sesi pemotretan berlangsung cukup canggung karena Messi belum terbiasa menggendong bayi. Pemain asal Argentina itu bahkan terlihat gugup ketika diminta berpose bersama Yamal kecil.
"Dia bahkan tidak tahu bagaimana cara memegangnya pada awalnya. Messi adalah pria yang cukup introvert, dia pemalu" kata Monfort.
Foto Sempat Diunggah Ayah Yamal
Foto tersebut baru kembali menjadi perhatian setelah diunggah oleh ayah Lamine Yamal, Mounir Nasraoui, di Instagram pada 2024 lalu. Ia memberi keterangan singkat, "Awal dari dua legenda."
Unggahan itu langsung memicu rasa penasaran publik di seluruh dunia. Banyak yang baru mengetahui bahwa foto yang selama ini dianggap tidak nyata ternyata merupakan dokumentasi asli dari sebuah kegiatan amal.
Lamine Yamal sendiri mengaku tidak mengetahui keberadaan foto tersebut selama bertahun-tahun. Ia baru mengetahuinya setelah sang ayah memperlihatkan gambar tersebut, yang kemudian viral di media sosial.
Foto itu pun memunculkan banyak perbandingan antara dirinya dengan Messi. Namun, pemain muda Spanyol tersebut memilih menyikapinya dengan bijak dan tidak ingin terbebani oleh ekspektasi publik.
"Saya rasa tidak ada yang keberatan dibandingkan dengan pemain terhebat dalam sejarah, tetapi pada akhirnya perbandingan itu dapat menghambat Anda karena Anda tidak akan pernah menjadi dia," kata Yamal.
Karier Messi dan Yamal di Panggung Sepak Bola Dunia
Karier Yamal memang berkembang sangat cepat bersama Barcelona, klub yang juga membesarkan Messi. Ia menimba ilmu di akademi La Masia, menjalani debut bersama tim utama pada April 2023, lalu mencatat berbagai rekor sebagai pemain termuda yang menjadi starter dan pencetak gol bagi klub tersebut.
Di level internasional, Yamal juga mencuri perhatian ketika menjadi pemain termuda yang tampil dan mencetak gol di Kejuaraan Eropa. Golnya membantu Spanyol menyingkirkan Prancis dengan skor 2-1 dan mengantarkan timnya melaju ke final Euro 2024.
Sementara itu, Messi telah menorehkan warisan luar biasa bersama Barcelona dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub melalui 672 gol. Ia juga mengoleksi empat gelar Liga Champions setelah menjalani debut internasional pada usia 18 tahun.
Kini, hampir 20 tahun setelah pertemuan tak disengaja di Camp Nou, Messi dan Yamal kembali dipertemukan oleh takdir. Bedanya, kali ini mereka tidak berada di depan kamera untuk kalender amal, melainkan saling berhadapan di final Piala Dunia FIFA 2026 dengan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Baca Juga
-
Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026
-
Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri
-
Sinopsis The Whisper Man, Kisah Pembunuh Berantai yang Mengincar Anak-Anak Melalui Bisikan
-
Top Skor Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Just Fontaine Masih Pegang Rekor
-
Sinopsis Mile End Kicks, Film Romcom Berlatar Dunia Musik Indie Rock
Artikel Terkait
Hobi
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
Terkini
-
Lebih dari Putus Cinta, Ini Alasan Friendship Breakup Terasa Menyakitkan
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Antarkota di Indonesia Saja Sudah Timpang
-
Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027