Pandawara Group akhirnya muncul usai berita mengenai penolakan dan ancaman somasi atas niatnya melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Loji, Sukabumi beberapa waktu lalu.
Diberitakan sebelumnya bahwa Kades Sangrawayang Muhtar sempat menolak aksi bersih-bersih yang akan dilakukan aktivis lingkungan asal Bandung itu.
Adapun alasan penolakan tersebut karena Pandawara Group dinilai tidak berkoordinasi sebelumnya mengenai kegiatan bersih-bersih tersebut, selain itu tindakan Pandawara Group yang memviralkan kondisi Pantai Loji itu dinilai mencederai nama baik desa tersebut.
Namun kabar terbaru akhirnya memutuskan bahwa aksi bersih-bersih Pantai Loji yang sejatinya dilakukan pada 6-7 Oktober mendatang akan tetap dilaksanakan setelah mendapatkan izin dari aparat setempat. Pandawara Group menyampaikan hal tersebut langsung dari laman Instagramnya @pandawaragroup.
"Banyak banget berita akhir-akhir ini yang memberitakan kegiatan clean up kita di pantai Kabupaten Sukabumi. Sebelum itu mohon maaf bila ada ucapan, perilaku, dan tingkah laku dari kita yang kurang berkenan di hati bapak ibu semuanya," kata Pandawara Group mengawali videonya yang dikutip pada Rabu (4/10/2023)
"Niat dan maksud tujuan kita adalah untuk membersihkan atau mengurangi sampah yang ada di pantai tersebut. Sebelum itu kita ingin meluruskan pada tanggal 29 September pada Hari Jumat, kita telah datang dan mendapatkan izin, serta telah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat terkait kegiatan pembersihan yang akan kita lakukan," lanjutnya.
Dalam videonya tersebut, Pandawara Group juga menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai yang selama ini pihaknya lakukan tidak pernah menyudutkan pihak mana pun.
Selain itu mereka juga tidak pernah mengklaim jika setiap pantai yang telah dibersihkan adalah hasil dari Pandawara Group semata.
Terciptanya kegiatan pembersihan pantai-pantai tersebut menurut Pandawara Group adalah berkat kolaborasi instansi terkait dan juga masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Adapun seluruh tindakan yang dilakukan para aktivis lingkungan tersebut semata-mata hanya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
"Kita akan tetap melaksanakan kegiatan clean up pada tanggal 6-7 Oktober," tegas Pandawara Group.
Tindakan Pandawara Group tersebut langsung mendapatkan apresiasi dari warganet.
"kelas kalian membalasnya secara elegant, maju teruss pandawara grup, seluruh Indonesia selalu support kalian," kata akun @fajj***.
"Aksi nyata jauh lebih baik ketimbang ancaman pelaporan karna merasa tersudut. Semangat terus," sambung akun @john***.
"Di setiap niat baik pasti akan selalu ada "kerikil-kerikil"-nya. Semangat terus kak, setiap kebaikan pasti Allah berikan jalan," tulis akun @rizk***.
Baca Juga
-
Top Skor Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Just Fontaine Masih Pegang Rekor
-
Sinopsis Mile End Kicks, Film Romcom Berlatar Dunia Musik Indie Rock
-
Viral! Toko Roti di Thailand Jual Croissant 'Berambut', Warganet Jijik Sekaligus Penasaran
-
Live-Action Naruto Mulai Casting Pemeran Naruto, Sasuke, dan Sakura
-
FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed
Artikel Terkait
-
Pemkab Sukabumi Koar-koar Peduli Sampah, Susi Pudjiastuti: Harus Sampai Selesai Ya!
-
Viral di Media Sosial, Ini Aksi Nyata Siswa SMK DB Bersihkan Sampah di Pantai Cibutun Simpenan
-
Curi Start Sebelum Pandawara, Pemkab Sukabumi Gelar Bersih-bersih Pantai Loji dan Cibutun
-
Pandawara Group Terancam Disomasi karena Unggah Video Pantai Cibutun Terkotor ke-4 di Indonesia
-
Kades Sangrawayang Tolak Pandawara Group, Susi Pudjiastuti Murka: Ya Ampun!
News
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
-
Ritel Adalah Cermin Sosial: Membaca Karakter Pelanggan dari Gaya Belanja Mereka
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
Terkini
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
4 Ide OOTD Urban Y2K Streetwear ala Yuqi I-DLE yang Gampang Ditiru!
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental