Nama Jessica Wongso belakangan ini kembali menjadi perbincangan usai film dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffe, and Jessica Wongso' rilis di Netflix.
Otto Hasibuan selaku pengacara Jessica Wongso pun kembali buka suara terkait kasus sianida yang menjerat kliennya itu. Hal tersebut diungkapkan oleh Otto Hasibuan ketika menjadi bintang tamu di acara podcast Close the Door yang dipandu Deddy Corbuzier.
Banyak hal yang disorot dari pengakuan Otto Hasibuan, salah satunya adalah kegiatan dan aktivitas Jessica Wongso selama berada di dalam penjara.
Sebagaimana diketahui, Jessica Wongso saat ini sudah ditahan selama tujuh tahun sejak dirinya ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan Mirna.
Otto Hasibuan menyampaikan bahwa Jessica Wongso melakukan hal positif ketika berada di balik jeruji besi.
"Sudah tujuh tahun berjalan, saya sering menjenguk dia ke penjara. Sangat sehat [secara mental]," ujar Otto Hasibuan dalam cuplikan video yang diunggah akun Instagram @/rumpi_gosip dikutip pada Sabtu (07/10/2023).
"Di pintar, dia di sana memberikan perlajaran bahasa Inggris pada tahanan. Dia menjadi desainer bisa desain, dia dapat pujian di sana, positif sekali," imbuhnya.
Sebelumnya Otto Hasibuan mengaku bahwa ia sebenarnya memiliki banyak bukti yang bisa membebaskan kliennya.
Sayangnya, bukti-bukti yang ia kantongi tak didengarkan oleh para penegak hukum kala itu. Diketahui bahwa Jessica didakwa dengan hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan pembunuhan berencana.
Jessica Wongso disebut jadi dalang kematian I Wayan Mirna Salihin lewat kopi sianida di tahun 2016 lalu.
"99,99 persen saya menyatakan Jessica tak bersalah, yang sisanya Tuhan yang tahu," ungkap Otto Hasibuan.
Otto Hasibuan meyakini bahwa Jessica Wongso hingga saat ini tidak bersalah atas tuduhan kematian Mirna.
"Karena ini perkara berbau darah, saya meyakini betul dengan akal dan pikiran dan fakta yang ada, saya gunakan itu saya berdoa. Saya pastikan Jessica itu enggak bersalah, saya bisa buktikan cuman tidak diberikan kesempatan untuk buktikan dan tidak didengar," tambahnya.
Baca Juga
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
Artikel Terkait
-
Postingan Instagram Deddy Corbuzier saat Promosi Bahas Kasus Mirna Dihapus, Ada Apa?
-
Film Ice Cold Gegerkan Netizen, Edi Darmawan Salihin Ayah Mirna Bawa-Bawa Jokowi
-
Bukan Sianida, dr Djaja Surya Atmadja Ungkap Ada Ciri Maag Kronis dari Hasil Forensik Mirna Salihin
-
'Jangan Dibodohi Netflix' Ayah Wayan Mirna Sebut Jessica Wongso Jelas Penjahat
-
Sudah Jadi Dosen 30 Tahun, Dokter Djaja Yakin Tak Ada Jejak Sianida di Tubuh Mirna Salihin
News
-
Trakindo Gelar Misi Hijau Bersama Trash Ranger Indonesia, Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Nyata
-
Ruang Bercakap #25: Belajar Menulis Artikel Sepak Bola yang Menarik Bersama Yoursay
-
Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim
-
Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa
-
Menemukan Makna Wellbeing dari Hal Sederhana Lewat Just Appreciate Today
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo