Microsoft baru-baru ini merilis pembaruan resmi untuk sistem operasi Windows 11, dengan versi pembaruan yang dikenal sebagai "23H2." Pembaruan ini telah tersedia secara gratis untuk pengguna Windows 11.
Salah satu sorotan dari pembaruan ini adalah kehadiran asisten kecerdasan buatan (AI) yang menggantikan Cortana, yakni Windows Copilot.
Microsoft telah memperkenalkan Windows Copilot beberapa bulan yang lalu sebagai fitur terbaru yang akan membawa perubahan signifikan dalam pengalaman pengguna Windows 11.
Setelah selesai dengan langkah-langkah pembaruan Windows 11 ke versi terbaru, pengguna dapat melihat ikon Windows Copilot yang ada di taskbar secara default.
Selain itu, dapat menggunakan pintasan keyboard Win+C untuk meluncurkan Windows Copilot dengan cepat. Pengguna juga bisa menemukan opsi untuk membukanya melalui menu Start.
Copilot Microsoft di Windows 11 sendiri dirancang untuk meningkatkan produktivitas penggunanya dan membuat tugas sehari-hari lebih efisien.
Alat cerdas ini membantu dalam berbagai hal, mulai dari penyesuaian pengaturan PC hingga memberikan jawaban cepat dan inspirasi untuk proyek kreatif.
Dilansir dari laman resmi Microsoft, berikut sejumlah keunggulan dari fitur-fitur Copilot.
1. Meningkatkan Efisiensi
Copilot adalah asisten andalan untuk menyederhanakan tugas di PC Windows. Copilot dapat mengatasi segalanya mulai dari penyesuaian pengaturan komputer hingga mengatur Windows dengan Snap Assist.
Dengan menangani tugas-tugas ini, Copilot menghemat waktu dan memungkinkan Anda menjadi lebih efisien dalam melakukan pekerjaan.
2. Bantu Temukan Inspirasi
Salah satu fitur unggulan Copilot adalah kemampuannya untuk memberikan jawaban, inspirasi, dan ringkasan. Baik Anda memulai proyek kreatif atau mencari informasi, Copilot dapat dengan cepat memberikan jawaban dan ide yang relevan yang memacu kreativitas.
Copilot memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan lanjutan dan bahkan dapat menghasilkan gambar berdasarkan konsep yang diajukan. Fitur ini merupakan source bagi mereka yang ingin memulai sebuah proyek kreatif.
3. Bantuan Sesuai Permintaan
Copilot tersedia kapan pun pengguna membutuhkannya. Pengguna dapat dengan mudah menyimpannya ketika tidak memerlukan bantuan agar tidak mengganggu alur kerja.
Ketika ingin memerlukan fiturnya, cukup tekan tombol keyboard. Ia terintegrasi dengan lancar ke dalam aktivitas online dan aplikasi Windows, menjadikannya teman serbaguna sepanjang hari.
Baca Juga
-
35 Tahun Berlalu, Sam Raimi Sebut Sekuel Film Darkman Sedang Disiapkan
-
Chris Pratt Beber Pernah Edit Foto Dirinya Jadi Batman, Akui Tak Cocok
-
Masih di Tahap Awal, Michael B. Jordan Ungkap Progres Serial Fourth Wing
-
Keren! Emma Stone Jadi Wanita Termuda yang Berhasil Raih 7 Nominasi Oscar
-
Cuplikan Terbaru Film Supergirl: Jason Momoa Tampil Garang sebagai Lobo
Artikel Terkait
-
Emiten TRON Pakai AI Buat Kelancaran Lalu Lintas Selama Piala Dunia U-17
-
Ambisi Samsung Lawan iPhone Apple: Tebar Banyak Fitur AI di Galaxy S24
-
YouTube Kenalkan YouChat, Chatbot AI Mirip ChatGPT
-
China Kekurangan Ahli AI di Tengah Pertumbuhan Industri Kecerdasan Buatan
-
ChatGPT Tidak Selamanya Membantu Pekerjaan Saya, Ini Buktinya
News
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
Milenial vs Gen Z: Mengapa Generasi Milenial Dinilai Lebih Awet Muda?
-
Perbandingan Banjir Jakarta Dulu dan Sekarang: Cerita Warga Kelapa Gading Timur
Terkini
-
Tinggalkan Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Antusias Coba Hal Baru
-
Sinopsis The King's Warden, Film Korea Sejarah Baru Dibintangi Park Ji Hoon
-
John Herdman, FIFA Series dan Kutukan yang Menghantui Laga Debut Pelatih Timnas Indonesia
-
Juri Oscar Beber Sengaja Skip Wicked 2 Raih Nominasi pada 2026
-
4 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Kulit Berjerawat, Anti Kusam dan Ringan!