Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi pada tahun ini telah memasuki usia ke sebelas tahun. Untuk diketahui, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi terdiri dari lima program studi yaitu prodi kedokteran, keperawatan, psikologi, farmasi dan kesehatan masyarakat.
Dies natalis tahun ini mengangkat tema “semangka FKIK” yang merupakan singkatan dari semangat dan keberanian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Panitia memilih warna kombinasi merah, hijau dan putih sekaligus melambangkan dukungan untuk Palestina.
Beragam kegiatan diselenggarakan pada perhelatan dies natalis ini di antaranya bazar produk mahasiswa, dosen award, staff award, penghargaan bagi dosen pembimbing organisasi, donor darah, screening kesehatan, penampilan pentas seni serta penyerahan donasi.
Selain itu, juga diselenggarakan jalan santai yang diikuti oleh ratusan peserta terdiri dari dosen, tendik (tenaga pendidik), serta mahasiswa yang menggunakan warna seragam orange kekuningan.
Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni turut hadir dan membuka secara resmi kegiatan dies natalis ini didampingi oleh Dekan, Wakil dekan serta pengelola program studi di lingkungan FKIK.
Dalam sambutannya wakil rektor mengucapkan selamat kepada FKIK yang telah memasuki usia ke sebelas tahun.
“Saya mewakili rektor yang berhalangan hadir hari ini mengucapkan selamat kepada FKIK merayakan dies natalis yang ke sebelas tahun. Telah banyak prestasi yang diraih tingkat nasional maupun internasional dan berkontribusi untuk kemajuan Universitas Jambi. Sebentar lagi kita akan menikmati gedung baru enam tingkat yang ada di sisi kanan gedung lama, mudah-mudahan nantinya dengan penambahan fasilitas ini meningkat pula torehan prestasi bagi dosen maupun mahasiswa”, ungkap Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc disambut tepuk tangan yang meriah oleh peserta yang hadir.
Hal senada juga disampaikan oleh Dekan FKIK Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes atas usaha dan kerja keras dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa untuk memajukan FKIK.
“Terimakasih untuk semua pihak yang telah terlibat dalam kemajuan fakultas kita, semoga semakin mengakar kuat dan unggul”, ujar Dekan FKIK Universitas Jambi.
Kesempatan dies natalis ini juga sebagai momentum penyerahan donasi yang telah dikumpulkan sejak beberapa waktu lalu oleh organisasi mahasiswa Ath Thobib bekerjasama dengan BEM FKIK beserta lembaga mahasiswa lainnya dengan total donasi yang terkumpul yaitu Rp. 22.900.000.
Baca Juga
-
Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi
-
Tolak Intimidasi Sejak Dini: Ratusan Siswa SMAN Titian Teras Jambi Gelar Deklarasi Anti-Perundungan
-
Fenomena Pempek Tumpah di Bawah Jembatan Ampera: Sarapan Mewah Cuma Rp1.000!
Artikel Terkait
-
Dorong Gencatan Senjata, Jokowi: Tragedi Kemanusiaan di Palestina Tak Bisa Ditolerir Sedikitpun
-
Profil dan Biodata Susan Sarandon, Aktris Hollywood Pemeran Blue Beetle Dukung Palestina
-
Diserang Tentara Israel, Begini Kondisi RS Indonesia di Gaza
-
Hampir 15.000 Orang Palestina Tewas, Israel Berencana Kembali Serang Usai Gencatan Senjata
-
Apakah Gerakan Julid FiSabilillah Efektif Untuk Jihad Kepada Masyarakat Palestina?
News
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
Terkini
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?