Apakah kamu punya banyak barang yang sudah tidak terpakai? Atau, rumahmu sudah mulai terasa sempit karena barang-barang menumpuk? Jika iya, mungkin saatnya kamu melakukan bersih-bersih.
Bersih-bersih rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan karena membantu kita menghilangkan stres, membuat kita lebih produktif, dan bisa menjadi ajang untuk melepas barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan, sehingga rumah menjadi lebih bersih dan rapi.
Membahas tentang melepas barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan, film 'Happy Old Year' dari Thailand mengisahkan tentang Jean (diperankan oleh Chutimon Chuengcharoensukying) yang berniat untuk mengubah rumahnya menjadi ruang kerja yang minimalis.
BACA JUGA: Seorang Guru Musik Ungkap Keuntungan Bekerja di UAE, Bandingkan dengan Indonesia
Dalam usahanya untuk mengubah rumah menjadi ruang kerja yang minimalis, Jean menghadapi kendala ketika ibunya menentang keputusannya untuk membuang barang-barang. Hal ini dikarenakan beberapa barang di rumahnya memiliki kenangan yang berkaitan dengan ayahnya. Selain itu, Jean juga menemukan barang-barang yang dulu dimiliki oleh mantan kekasihnya, Aim (diperankan oleh Sunny Suwanmethanont).
Dari film ini, ada beberapa tips yang bisa kita terapkan ketika ingin bersih-bersih dan membuang barang agar tidak menumpuk. Apa saja?
1. Tentukan Tujuan dan Inspirasi Tata Letak Ruanganmu
Merapikan barang adalah pekerjaan yang tidak mudah. Oleh karena itu, penting untuk memiliki tujuan yang jelas. Tujuan akan menjadi motivasi kita untuk menyelesaikan pekerjaan. Dengan mengetahui tujuannya, kita akan lebih mudah untuk menentukan barang mana yang harus disimpan, barang mana yang harus dibuang, dan barang mana yang ingin didonasikan.
2. Berhenti Mengenang Masa Lalu pada Barang-barangmu
Setiap barang pasti punya memori tersendiri. Saat kita ragu, kita akan sulit untuk membuangnya. Oleh karena itu, kita perlu memilih barang yang ingin kita jual, buang, atau simpan. Simpanlah barang yang benar-benar kita butuhkan saja. Jika kita terus memikirkan kenangan tentang barang tersebut, maka barang tersebut akan terus menumpuk di ruangan kita.
3. Jangan Libatkan Perasaan saat Memilih Barangmu
Saat memilah barang, kita mungkin akan teringat pada kenangan yang melekat pada barang-barang tersebut. Kenangan itu bisa berupa rasa gembira, sedih, atau haru. Hal ini bisa membuat kita ragu untuk membuang barang tersebut. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan tujuan di awal sebelum memilah barang. Tujuan ini akan membantu kita untuk tetap fokus dan tidak mudah goyah saat menemui barang-barang yang memiliki kenangan mendalam.
4. Jangan Mudah Goyah
Rasa ragu bisa membuat kita sulit untuk melepaskan barang-barang tersebut. Pada saat itulah, kita harus bersikap tegas pada diri kita. Dalam film ini, Jean diam-diam menjual piano peninggalan ayahnya. Jean merasa harus menjualnya karena piano itu sangat memakan tempat dan tidak ada yang bisa menggunakannya. Selain itu, Jean juga tidak ingin melihat ibunya terus-menerus sedih saat melihat piano itu.
BACA JUGA: 5 Referensi Daily Outfit dengan Celana Jeans ala Wendy Red Velvet
5. Segera Salurkan Barang-barang yang Sudah Kamu Sortir
Barang-barang yang sudah disortir sebaiknya segera disalurkan ke pengepul, pembeli, atau tempat donasi. Dengan demikian, kita tidak perlu mengingat-ingat lagi barang-barang tersebut. kita harus meyakini bahwa barang-barang kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain.
Nah, itulah beberapa tips yang bisa kita terapkan ketika ingin bersih-bersih dan membuang barang agar tidak menumpuk versi film "Happy Old Year".
Film "Happy Old Year" mengajarkan kita bahwa masa lalu dan kenangannya bisa menjadi hal yang baik sekaligus buruk. Masa lalu penting karena membentuk diri kita seperti sekarang, namun kita juga harus bisa melepaskannya dengan ikhlas agar bisa melanjutkan hidup tanpa terbebani olehnya. Proses ini bisa sulit dan membutuhkan waktu yang lama, namun itu wajar karena merupakan bagian dari kehidupan manusia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Anime Re:ZERO Rayakan 10 Tahun dengan 10 Proyek Baru, Termasuk Season 4
-
T.O.P Comeback lewat Album Solo Baru usai 13 Tahun Vakum dari Musik
-
Live-Action Solo Leveling Dikabarkan Hanya 7 Episode, Syuting April 2026
-
Demon Slayer Infinity Castle Akhiri Trilogi di 2029, Film Kedua Tayang 2027
-
Manga Sejarah Historie Karya Kreator Parasyte Resmi Diadaptasi Jadi Anime
Artikel Terkait
-
5 Trik Makeup Terlihat Soft Glam, Enggak Cakey Apalagi Longsor!
-
Perjalanan Pernikahan Teuku Ryan dan Ria Ricis, Diguncang Isu Cerai
-
Haji Faisal Nyaleg, Netizen Langsung Singgung soal Rumah Donasi untuk Gala Sky
-
3 Tips Mengecas HP yang Benar agar Baterai Lebih Awet, Pakai Charger Asli
-
Rumah Tangga Stevi Item dan Istri Diisukan Retak, Buntut Tampil Sedih Manggung Bareng The Prediksi
News
-
Swara Prambanan 2025, Tutup Tahun dengan Nada, Budaya, dan Doa
-
Korea Selatan Resmi Berlakukan UU Goo Hara, Batasi Hak Waris Orang Tua Penelantar Anak
-
Resolusi Logis Awal Tahun Perempuan Modern di Tengah Tekanan Multiperan
-
Lebih dari Sekadar Kebiasaan: Bahaya Kecanduan Scrolling bagi Kesehatan Mental Remaja
-
Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga
Terkini
-
Anime Re:ZERO Rayakan 10 Tahun dengan 10 Proyek Baru, Termasuk Season 4
-
Ole Romeny Merinding, Akui Atmosfer SUGBK Lebih Panas dari Markas Feyenoord
-
Lenovo Legion 7i Gen 10: Laptop Gaming Tipis yang Performanya Ngeri
-
T.O.P Comeback lewat Album Solo Baru usai 13 Tahun Vakum dari Musik
-
Review The Beast in Me: Thriller Psikologis yang Mengulik Sisi Buas Manusia