Seseorang yang bisa berbagai bahasa sering disebut dengan sebutan polyglot. Orang-orang ini cukup mahir memahami dan berbicara dalam beragam bahasa.
Profesi sebagai penjual barang-barang di tempat wisata apalagi yang banyak dikunjungi wisatawan asing, tentu menuntut keterampilan dan kemahiran berbicara bahasa asing, termasuk bahasa Inggris.
Bahasa Inggris ditetapkan sebagai bahasa internasional, sehingga tidak heran lagi jika sebagian besar orang cukup mahir berbahasa Inggris. Para penjual lokal di tempat wisata juga pasti cukup familiar dengan bahasa Inggris.
Namun ternyata, pengalaman menjual barang-barang kepada turis asing juha bisa berdampak pada kemampuan bahasa seseorang. Seperti yang diperlihatkan oleh seorang ibu-ibu penjual kain di sebuah pantai berikut ini.
Dikutip dari unggahan akun Twitter atau X @AndyHuskyyy pada Minggu, 31 Desember 2023 kemarin, terlihat seorang ibu-ibu penjual kain yang menawarkan barang dagangannya kepada seorang pria bule.
Awalnya, ia menggunakan bahasa Indonesia untuk berbicara dengan pria bule tersebut.
"Mas, sarungnya murah mas," ujar ibu-ibu penjual kain tersebut.
Si bule itu menjawab dalam bahasa Inggris bahwa ia tidak mengerti dan tidak bisa berbahasa Indonesia. Mendengar pengakuan bule ini, si ibu-ibu penjual itu pun langsung kembali menawarkan kain dagangannya menggunakan bahasa Inggris dengan logat yang cukup fasih.
Pria bule itu pun cukup terkejut. Lebih lanjut, ia kembali berbicara menggunakan bahasa Italia. Tanpa diduga, ternyata ibu-ibu penjual kain tersebut paham dan kembali menawarkan barang dagangannya dalam bahasa Italia.
Pria bule itu pun terlihat kaget dan menunjukkan wajah yang antusias saat mengetahui lawan bicaranya bisa berbicara dalam bahasa Inggris dan Italia.
Di akhir video, si pria bule pun memuji penjual kain tersebut dengan mengatakan bahwa ia pintar sekali.
Respon Netizen
Melihat aksi ibu-ibu penjual kain tersebut, para netizen pun ramai memberikan reaksi mereka. Ada yang mengaku ikut kagum dan takjub dengan kemampuannya berbicara beragam bahasa. Mereka pun mengapresiasi kemampuan penjual kain itu.
"Sangat apresiasi," ujar seorang netizen dengan nama akun @a***.
"Google translate menangis melihat ini," tulis pemilik akun @n***.
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
-
Tak Mau Kalah dari Anies, Mahfud MD Juga Live TikTok Singgung Hadis Rasulullah
-
Review Film 'Spree', saat Obsesi untuk Viral di Media Sosial Keterlaluan
-
Dinar Candy Jual Akun Media Sosial, Harganya Tembus Rp50 Miliar
-
Video Malam Tahun Baru di Bundaran HI Viral di TikTok, Pertunjukkan Kelas Dunia Bikin Vibes-nya Kayak di New York!
-
Detik-detik Anies Baswedan Terdesak Ditanya Kacamata Etalase Berapa saat Live TikTok
News
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
-
Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT
-
Resep Rahasia Don Rare Jaga Harmoni Alam dan Budaya di Desa Sejahtera Astra Les
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan