Shin Tae-yong akan kembali memimpin Pasukan Merah Putih di laga kedua fase penyisihan grup kontra Vietnam.
Berdasarkan lansiran dari laman the-afc.com (19/1/2024), laga antara kedua kesebelasan ini akan dimainkan di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar.
Namun sayangnya, menjelang pertarungan kedua kesebelasan, pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut masih dihantui catatan pribadi yang buruk.
Setidaknya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut masih memiliki dua rekor negatif kala bersua Vietnam, di mana timnya belum mampu menang dari sang lawan, sekaligus belum bisa menjebol gawang sang lawan.
Menurut informasi yang diunggah oleh akun TikTok vivagoalindonesia pada 17 Januari 2024, pertemuan pertama antara Shin Tae Yong dengan Pasukan Vietnam terjadi pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu.
Menyadur laman the-afc.com pada 7 Juni 2021, Indonesia yang bersua Vietnam di Al Maktoum Stadium, Dubai, dibabat habis oleh sang lawan dengan empat gol tanpa balas.
Pertemuan kedua antara Indonesia yang dinakhodai oleh STY dengan Vietnam terjadi pada fase grup Piala AFF 2020.
Saat itu, Indonesia dan Vietnam hanya mampu bermain imbang tanpa gol hingga akhir laga.
Dua tahun berselang, STY kembali bertemu dengan Vietnam di ajang yang sama.
Bermain di semi final pertama Piala AFF 2022, Nadeo Argawinata dan kolega hanya mampu bermain imbang tanpa gol di laga pertama.
Namun sayangnya, di semi final kedua yang juga sekaligus menjadi pertemuan keempat, Indonesia kandas dengan dua gol tanpa balas dari The Golden Dragons alias sang Naga Emas.
Pada pertandingan yang berlangsung di markas Vietnam tersebut, Indonesia harus terkapar melalui dwigol dari Nguyen Tien Linh pada menit ke 3 dan 47.
Kembali dihadapkan dengan Timnas Vietnam yang memiliki rekor cukup baik saat bertemu dengan anak asuhnya, coach STY dipaksa untuk memutar otak demi bisa mengungguli sang lawan sekaligus memutus catatan buruk yang dimilikinya saat berjumpa Vietnam.
Kita doakan semoga saja coach STY bisa menuntaskan tugasnya dengan baik di laga melawan Vietnam kali ini, dan memperbaiki catatan pertemuannya dengan Tim Negeri Paman Ho tersebut.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam