Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum lama ini melantik para anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang nantinya akan membantu jalannya pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.
Namun pada saat pelantikan dan bimbingan teknis (bimtek) yang dihadiri para anggota KPPS, banyak sekali keluhan yang mencuat di media sosial. Pasalnya antara anggota KPPS yang satu dengan yang lainnya mendapatkan uang transport dan konsumsi yang berbeda.
Seperti salah satu unggahan yang dibagikan akun media sosial X @sosmedkeras yang menyebut bahwa anggota KPPS daerah Sleman hanya mendapatkan konsumsi senilai Rp2.500 dari yang seharusnya dianggarkan Rp15.000.
Sementara itu di daerah Manggarai Jakarta Selatan, seorang pengguna akun X dengan nama @OmJ_Jenggot menyebutkan jika pelantikan KPPS di daerah tersebut bahkan tidak mendapatkan apa-apa.
"Kejadian di Manggarai Selatan Kec. Tebet Jaksel. Pelantikan KPPS tidak mendapatkan apa-apa, jauh berbeda dgn daerah lain yang dapat konsumsi+uang 50rb/org / 100rb/org total KPPS. Di sini 553 org, 553 orgx100.000= Rp 55.300.000 KPPS tdk dapat apa-apa. Uangnya dikantong siapa?" tulis akun tersebut dikutip pada Senin (29/01/2024)
Lain halnya dengan dua anggota KPPS yang sebelumnya, salah satu anggota KPPS yang beruntung justru mengungkapkan jika ia mendapatkan snack, makan siang, hingga uang transport.
"Sender masih pemula jadi anggota kpps, kaget ternyata dibayar hari pertama pelantikan snack+nasi box+amplop 100, hari kedua bimtek dari jam set 2 sampe jam set 6 (magrib) dikasih nasi box dan amplop 200. Alhamdulillah karna sender pengangguran," tulis unggahan di akun @tanyarlfes dikutip pada Senin (29/01/2024)
Melihat curhatan anggota KPPS yang berseliweran di media sosial, masyarakat pun bertanya-tanya berapa sebenarnya anggaran konsumsi dan transport yang seharusnya diterima anggota KPPS saat pelantikan dan bimtek.
Salah seorang netizen dengan akun Instagram @dwiry_hd lantas menanyakan pada akun @kpu_ri berapa besar seharusnya anggaran konsumsi dan transport yang disiapkan oleh KPU.
Admin KPU lalu menjawab pertanyaan akun tersebut.
Jawaban KPU terkait uang makan dan transport anggota KPPS
"Uang transport untuk pelantikan sudah disiapkan dan didistribusikan ke KPU Kabupaten/Kota. Seluruh KPPS yang menghadiri pelantikan dan Bimtek akan mendapatkan uang transport sesuai ketentuan tergantung wilayahnya, pembayaran uang transport dikelola oleh PPS di setiap desa/kelurahan," tulis akun KPU dikutip pada Senin (29/01/2024)
Baca Juga
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Artikel Terkait
-
Segini Total Pendapatan KPPS Selama Bertugas di Pemilu 2024
-
KPU Yakin Presiden Jokowi Akan Kirim Surat Cuti untuk Berkampanye
-
Siapa Pemilik PT Jujur Kinaryo Projo? Diduga Sunat Anggaran Snack Pelantikan KPPS Sleman
-
Gaji KPPS 2024 Kapan Diberikan? Viral Petugas Pemilu Pamer Amplop Uang di Medsos Usai Dilantik
-
Heboh Anggaran Snack saat Bimtek Dipotong, Berapa Honor Petugas KPPS Seharusnya?
News
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
Terkini
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?