Kamu yang lahir di tahun 80an akhir mungkin dulu tidak asing dengan salah satu iklan stasiun televisi RCTI yang sering nongol di layar televisi.
Banyak sekali iklan RCTI berbagai versi yang membekas dalam ingatan masyarakat. Sebut saja iklan RCTI yang mengambil setting di sawah, Pasar Apung, hingga di Rumah Gadang.
Semuanya menampilkan sisi keindahan alam dan budaya Indonesia. Namun belakangan ada sebuah unggahan yang mempertanyakan bagaimana iklan-iklan tersebut dibuat sedemikian sempurna.
Pasalnya beberapa iklan menampilkan gambar alam Indonesia dari atas dengan gerakan begitu mulus dan menghasilkan gambar yang maksimal. Padahal pada zaman tersebut belum ada kamera drone seperti yang digunakan seperti saat ini.
Menjawab rasa penasaran masyarakat, muncul sosok bernama Irfan Wahid, sosok yang diyakini terlibat dalam produksi iklan RCTI Oke tersebut. Melalui akun X pribadinya @ipangwahid belum lama ini, ia membocorkan bagaimana iklan tersebut dibuat.
1. RCTI Oke "Sawah"
Ingat iklan RCTI Oke di mana ada beberapa orang sedang menonton TV di tengah sawah? Ternyata tidak mudah membuat iklan tersebut karena belum ada drone, maka menggunakan kamera yang ditempel di badan helikopter.
"Syutingnya di Pelabuhan Ratu pakai helikopter dgn kamera film 35mm dipasang disamping body heli. Heli gak terlalu dekat objek supaya saung gak tertiup angin. TV-nya tidak nyala, tapi ditempel greenscreen," tulis Irfan Wahdi dikutip pada Senin (26/02/2024).
Irfan menyebutkan jika sebagian kru yang terlibat merupakan WNA (Warga Negara Asing) karena saat itu SDM di Indonesia masih minim yang menguasai bidang tersebut.
2. RCTI Oke "Rumah Gadang"
Ternyata iklan ikonik yang mengambil setting Rumah Gadang, hanya memanfaatkan anjungan di TMII (Taman Mini Indonesia Indah).
"Awal mau syuting di Padang Panjang, tapi terkendala waktu & kamera. Jadi kita sulap anjungan Sumbar Taman Mini jd kampung. 1 bulan persiapan krn harus bikin beberapa rumah gadang & urug halaman. Sempat drama 50 orang hrs geser rmh gadang utk framing kamera," lanjutnya.
3. RCTI Oke "Pasar Apung"
Iklan legend RCTI Oke yang sangat membekas salah satunya adalah yang mengambil latar Pasar Apung. Video tersebut berlokasi di Sungai Barito Muara Kuin, Kalimantan Selatan.
Dalam waktu yang singkat, tim harus membangun platform dermaga dengan ukuran 7x14 meter kedalaman 10 meter dalam 2 hari, sementara tim kamera dan art hanya berjumlah 15 orang.
Selain itu, demi tampil artistik, tim harus membuat 20 perahu lengkap dengan sayur mayur yang dibeli pukul 3 pagi agar tampak segar ketika syuting.
Selain ketiga iklan RCTI Oke yang sudah disebutkan tadi, sebenarnya masih ada iklan lainnya yang juga tidak kalah sulit proses pembuatannya.
Ternyata di saat teknologi belum secanggih sekarang, banyak cara yang bisa digunakan agar bisa memberikan hasil maksimal dalam sebuah video. Lalu mana iklan RCTI Oke yang paling oke menurut kamu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
Mulai Rp21 Jutaan, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur dengan Kapasitas Tembus 2TB!
-
Apple Resmi Luncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Segini Harganya
-
Trailer Film Artificial Dirilis, Tampilkan Sisi Gelap Teknologi AI
Artikel Terkait
-
Valentino Rossi Diajak Komeng ke Bank Pemerintah, Ini Tujuannya
-
Bareskrim Polri Mulai Selidiki Iklan Judi Online Nikita Mirzani di Twitter
-
3 Formula Copywriting yang Menawan untuk Tingkatkan Cuan
-
Riset: Orang Indonesia Main Judi Online Gegara Iklan Medsos hingga Promosi Influencer
-
63% Pengguna Internet Indonesia Terpapar Iklan Judi Online, Akhirnya Mau Coba-coba
News
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!