Kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022 tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, kasus korupsi ini diperkirakan telah merugikan negara sebesar Rp271 triliun.
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan 16 tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi timah ini. Dua nama tersangka yang dikenal luas oleh publik yaitu Harvey Moeis, suami artis Sandra Dewi dan Helena Lim, crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK).
BACA JUGA: Adu Rumah Mewah Suami Sandra Dewi Vs Helena Lim, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Timah Rp271 Triliun
Besarnya atensi masyarakat terhadap kasus ini membuat video lawas Mahfud MD yang menyinggung soal korupsi tambang viral kembali. Mantan Menko Polhukam tersebut pernah menyampaikan ulang pernyataan Abraham Samad tentang kemungkinan yang terjadi jika menutup celah korupsi tambang.
Ada kemungkinan setiap penduduk Indonesia bisa mendapatkan tunjangan Rp20 juta per bulan tanpa kerja.
"Di luar kata ini, pertambangan mineral utama. Saya kan cerita bahwa pada tahun 2013, 2014. Jejak digitalnya nanti dicari aja di Google pasti masih ada. Itu ada informasi dari Kepala PPATK waktu itu Abraham Samad," ungkap Mahfud MD dikutip pada Jumat (29/3/2024).
"Yang mengatakan begini, 'Kalau saja di dunia pertambangan ini kita bisa menghapus celah-celah korupsi. Maka setiap kepala orang Indonesia itu, setiap bulan akan mendapat uang Rp20 juta rupiah tanpa kerja apapun. 20 juta sebulan gratis dari negara'." sambungnya.
BACA JUGA: Viral Mahasiswa Unair Plagiat Tugas Kuliah, Netizen Geram Korban Malah Ikut Minta Maaf
Cuplikan video pernyataan Mahfud MD yang viral dibagikan ulang akun TikTok @warnawarnipelangii menuai berbagai komentar warganet.
"Kalau disita juga bakalan dibalikin ke rakyat gak ya?" tanya warganet. "Demo rumah Sandra Dewi balikin duit," ujar yang lain.
"Abraham Samad perlu dibalikin jadi ketua KPK lagi, prediksinya benar," komentar yang lain.
"Wow angka yang menakjubkan apa yang dikatakan Pak Mahfud ini. Indonesia ternyata negeri yang diberkahi bila dipimpin oleh pejabat-pejabat negara yang amanah," tanggapan warganet lain.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
Artikel Terkait
News
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis