Kasus Vina kembali disorot usai kisahnya diangkat menjadi sebuah film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari. Seiring dengan viralnya film Vina, masyarakat kembali mendesak pihak kepolisian untuk kembali mengusut kasus tersebut.
Tampaknya harapan keluarga dan publik agar kasus Vina kembali diusut membuahkan hasil. Polda Jawa Barat (Jabar) akhirnya merilis tiga ciri-ciri pelaku di kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina.
Melalui akun media sosial @humaspoldajabar, pihak kepolisian telah merilis daftar pencarian orang (DPO) di kasus Vina. Berikut ciri-ciri tiga DPO yang dirilis Polda Jabar.
1. Pegi alias Perong
- Usia: 22 Tahun (2016) – 30 Tahun (2024)
- Jenis Kelamin: Laki-Laki
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangun Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon
- Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 160, Badan kecil, Rambut Kriting, Kulit Hitam
2. Andi
- Usia: 23 Tahun (2016) – 31 Tahun (2024)
- Jenis Kelamin: Laki-Laki
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangun Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon
- Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 165, Badan Kecil, Rambut Lurus, Kulit Hitam
3. Dani
- Usia: 20 Tahun (2016) – 28 Tahun (2024)
- Jenis Kelamin: Laki-Laki
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangun Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon
- Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 170, Badan Sedang, Rambut Kriting, Kulit Sawo Matang
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K. mengatakan penyidik masih terus berusaha menyelidiki kasus Vina yang viral tersebut hingga kini merilis tiga daftar DPO alias pelaku yang belum tertangkap.
"Bahwa sampai pada saat ini penyidik Polda Jawa Barat pada saat menangani kasus ini masih berupaya untuk mencari identitas dari tiga tersangka, kami baru menemukan yang namanya Saudara Dani, Saudara Andi, Saudara Pegi alias Perong,"kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K. mengutip unggahan @humaspoldajabar pada Rabu (15/05/2024).
Kasus Vina sempat geger karena awalnya disebut sebagai kasus kecelakaan biasa. Akan tetapi fakta di lapangan mengatakan jika Vina bersama kekasihnya yang bernama Rizky alias Eky merupakan korban pembunuhan dari geng motor.
Polisi mengatakan jika ada total 11 orang tersangka dari kasus pembunuhan Vina dan Eky tersebut. Delapan orang telah divonis pengadilan dan sebanyak tiga orang lainnya masih dalam pencarian atau DPO.
Terhitung sudah delapan tahun sejak kejadian kasus tersebut berlalu, hingga kini pihak kepolisian belum mampu mengungkap siapa pelaku pembunuhan Vina dan Eky.
Warganet memberikan tanggapannya melalui unggahan Polda Jabar tersebut.
"Ternyata Bener loh yaa..kalimat VIRAL DULU,BARU DIPROSES," sambung akun @dik***.
"Seumur-umur baru tahu ini kepolisian ngumumin DPO tapi ngga ada wajah pelaku sama sekali, lucu bgt ya," komen akun @byn***.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Artikel Terkait
-
Beda Pengakuan Ibu dan Kakak Vina Cirebon: Film Adaptasinya Viral Dikecam, Desak Polisi Tangkap Pelaku
-
Sosok Pegi, Andi dan Dani: Buronan Pembunuh Vina Cirebon Diburu Polisi dan Publik
-
Panen Kritik, Film Vina: Sebelum 7 Hari Malah Tembus 2 Juta Penonton sampai Tambah Layar
-
Akal-akalan Pembunuh Bos Warung Madura Coba Kelabui Polisi, Sebut Paman Punya Utang Piutang
-
Alasan Pedagang Soto Ikut Bantu Pembunuhan Bos Warung Madura Di Pamulang, Kesal Tak Dikasih Utang Rokok
News
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Mengenal Kimpul, Umbi Lokal Pengganti Nasi yang Sedang Viral Jadi Seblak hingga Tteokbokki
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
Terkini
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit