Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip), Atthaya Putri Salwadiza mengadakan program kerja penyuluhan anti kekerasan seksual dengan cara yang unik dan menarik.
Kegiatan ini dilakukan di Desa Bulusulur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah dan menyasar anak-anak Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang kemudian diajak belajar tentang bagian yang saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain dan bahaya dari kekerasan seksual pada anak dengan metode lagu yang mudah diingat.
Berlokasi di Taman Pendidikan Quran (TPQ) Dusun Lemah Ireng, Desa Bulusulur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah anak-anak diajak belajar tentang bagian yang tidak boleh disentuh dan bahaya dari kekerasan seksual dengan metode lagu yang mudah diingat.
Kegiatan pemberian edukasi ini diselenggarakan pada hari Minggu, 28 Juli 2024 dan mendapat sambutan hangat dari para anak-anak TPQ dan juga guru pendamping.
Dengan bahasa yang sederhana dan dipadukan dengan musik yang ceria, materi tentang pencegahan kekerasan seksual disampaikan secara interaktif. Anak-anak diajak untuk bernyanyi bersama dan edukasi bagian yang tidak boleh disentuh dan dilihat orang lain. Lagu yang dipakai adalah "Ku Jaga Diriku" Ciptaan Sri Seskya Situmorang.
"Alhamdulillah kegiatan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan bagi anak-anak TPQ. Mereka sangat antusias menjawab pertanyaan, bernyanyi bersama kakak-kakak dari Undip dan mendapatkan hadiah," ujar guru yang menjadi pendamping TPQ.
Penyuluhan dengan metode bernyanyi bersama ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif pada anak-anak TPQ. Hal ini juga sebagai upaya preventif dari maraknya kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak. Maka dari itu, sasaran program ini tertuju pada anak-anak TPQ di Dusun Lemah Ireng, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Tidak hanya dengan musik, program kerja ini juga menyiapkan poster yang menarik dengan design yang lucu untuk menarik perhatian anak-anak.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana ilmu psikologi dapat diaplikasikan dan diajarkan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro terkhusus di Desa Bulusulur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Siapa Prathita Amanda Aryani? Dituding Pelaku Bullying di Undip, Trending di X
-
Kasus Bunuh Diri Dokter Muda Undip: Apa yang Harus Diketahui Tentang Stres di Profesi Medis?
-
Cegah Gangguan Mental Remaja, Dosen Psikologi UNJA beri Penyuluhan
-
Agar Kasus Dokter Muda Undip Tak Terulang, Psikiater Sebut Keinginan Akhiri Hidup Bisa Dicegah
News
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Mau Nonton Lebih Irit? XXI Sekarang Bolehkan Bawa Tumbler, Ini Syaratnya!
-
UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
Terkini
-
Teka-Teki Kepergian Bapak
-
Andai Kita Bisa Kembali ke Masa Kecil: Pahitnya Jadi Dewasa di Lima Cerita
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Perempuan Misterius yang Menyeberang Jalan di Tengah Malam
-
Super Slim! Powerbank Xiaomi Ini Tipis dan Praktis Dibawa Ke Mana Saja