MAN 2 Bantul berhasil mencuri perhatian pengunjung Expo Nasional MA Plus Keterampilan ke-7 dengan inovasi produk-produk berbasis bunga telang. Dengan mengusung warna ungu sebagai warna tema utama, stand MAN 2 Bantul tampil begitu mencolok dan memukau. Sisi kiri stand dipenuhi dengan produk hasil karya siswa yang didisplay dan dijual sementara sebelah sisi kanan stand digunakan untuk Self Photobox.
Bunga telang, yang memiliki warna biru tua yang khas, diolah sedemikian rupa oleh siswa-siswi MAN 2 Bantul menjadi berbagai produk menarik. Mulai dari produk kuliner seperti Mandaba Emping Bunga Telang, Mandaba Cookies Bunga Telang, hingga produk kerajinan tangan seperti bantal motif bunga telang dan pigura kuningan bermotif sama. Bahkan, inovasi terbaru berupa self photobox dengan latar belakang bunga telang berhasil menarik perhatian pengunjung.
"Kami ingin menunjukkan bahwa bunga telang, yang sering dianggap sebagai tanaman biasa, memiliki potensi yang sangat besar untuk diolah menjadi produk-produk yang bernilai tinggi," ujar Nur Hasanah Rahmawati, Kepala MAN 2 Bantul.
Salah satu daya tarik utama stand MAN 2 Bantul adalah self photobox bertema bunga telang. Dengan dilengkapi lensa fisheye dan remote, pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang yang unik dan menarik.
"Self photobox ini merupakan inovasi terbaru kami dan satu-satunya di antara stand-stand yang ada di expo. Kami berharap banyak pengunjung, terutama anak muda, tertarik untuk mencoba dan mengabadikan momen mereka di sini," tambah Nur Hasanah Rahmawati.
Warna ungu yang mendominasi stand MAN 2 Bantul bukan tanpa alasan. Hampir seluruh produk yang dipamerkan, mulai dari produk tata boga, tata busana, hingga kriya, menggunakan bunga telang sebagai bahan utama atau motif utama. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, bunga telang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
"Kami sangat bangga dengan hasil karya siswa-siswi kami. Mereka telah menunjukkan kreativitas dan inovasi yang luar biasa dalam mengolah bunga telang menjadi produk-produk yang unik dan menarik," ungkap Kurnia Oktaviany, Pembimbing dan Guru Tata Boga MAN 2 Bantul.
Dengan berbagai inovasi dan produk unggulannya, MAN 2 Bantul bersaing dengan 30 madrasah lain dari seluruh Indonesia dalam ajang Expo Nasional MA Plus Keterampilan ke-7 di halaman Sampit Citimall Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah mulai tanggal 24 - 27 Agustus 2024. Selain menampilkan produk-produk berbasis bunga telang, MAN 2 Bantul juga memamerkan hasil karya siswa di bidang multimedia, agribisnis, dan otomotif. (afa)
Baca Juga
-
Gelar Kunjungan Industri, Siswa MAN 2 Bantul Praktik Olah Bandeng Juwana
-
MAN 2 Bantul Terima Wakaf dari Keluarga Almh Hj. Munifah binti Istamar
-
Penyerahan Sertifikat Wakaf kepada Keluarga Hj. Munifah di MAN 2 Bantul
-
Sukseskan SNPDB 2025/2026: Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Sosialisasi
-
MAN 2 Bantul Raih Prestasi Gemilang pada Ajang Penghargaan Kemenag Bantul
Artikel Terkait
-
INATEX 2025 Hadirkan Teknologi dan Tren untuk Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Semarakkan HUT DIY, Pameran Produk Unggulan Wirausaha Desa Preneur Digelar
-
Pameran Pernikahan ini Hadirkan Tren Masa Kini: dari Gaun Haute Couture, Dekorasi Futuristik, dan Bulan Madu Eksklusif
-
Mengenang Perjuangan Palestina Lewat Pameran Seni di Stasiun MRT Bundaran HI
-
3 Anak Babi Dicuri dari Ruang Pameran Seni yang Seharusnya Membuat Mereka Mati Kelaparan
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
-
3 Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton Penggemar Solo Leveling
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?