Perguruan Tinggi perlu terus bermitra dengan masyarakat. Kemitraan strategis Perguruan Tinggi dengan masyarakat dapat meningkatkan partisipasi, mempercepat laju pertumbuhan, dan pembangunan.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkomitmen untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat. Salah satunya dengan mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
PkM yang diinisiasi oleh Benni Setiawan, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik (Fishipol) ini bermitra dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah. PkM dengan tajuk “Islam Rahma, Aktulisasi pada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tawangsari Sukoharjo Jawa Tengah” ini dihadiri oleh 40 orang.
Terdiri dari unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tawangsari, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Tawangsari, Pimpinan Majelis/Lembaga pada PCM Tawangsari, dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah se – Kecamatan Tawangsari.
Dalam paparannya pada Minggu (10/11/2024), Benni mengajak kepada seluruh unsur PCM untuk terus melaksanakan putusan Muktamar Muhammadiyah.
“Salah satu putusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, adalah Risalah Islam Berkemajuan. Muhammadiyah dalam setiap level perlu terus menggerakkan seluruh potensi agar menjadi teladan kemajuan bagi semua,” kata Benni.
Inilah aktualisasi Islam Rahma yang dipahami oleh Muhammadiyah, yang perlu terus menjadi laku pada seluruh pimpinan dan warga Persyarikatan di semua level.
“Warga Muhammadiyah perlu terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan manusia unggul dan peradaban maju sebagaimana tertuang dalam Risalah Islam Berkemajuan. Sistem nilai itu membentuk dimensi moral sebagai landasan pembangunan peradaban," tambah Benni.
"Jika agama tidak mampu melakukan hal yang demikian, maka ia akan ikut runtuh bersama peradaban yang sedang terbangun. Manusia beriman berarti ia memiliki masa depan dan berbuat terbaik untuk hari esok. Manusia beriman tidak mudah putus asa saat ijtihad yang ia lakukan belum memperoleh hasil yang maksimal,” sambungnya melanjutkan.
Kegiatan PkM ini disambut baik oleh PCM Tawangsari. Muh Subekti, Ketua PCM Tawangsari menyambut gembira kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan di tahun yang akan datang.
“Kami atas nama PCM mengucapkan terima kasih atas kegiatan ini. Semoga spirit Islam Rahma (Islam Berkemajuan) dapat menjadi landasan gerak dan langkah PCM ke depan,” ujarnya.
Kegiatan PkM ini menjadikan rangkaian kegiatan PCM Tawangsari dalam konsolidasi organisasi (Rapat Kerja PCM Tawangsari), syiar perayaan Milad ke-112 Muhammadiyah pada 18 November 2024 dan jelang Sidang Tanwir Muhammadiyah di Kupang, 4-6 Desember 2024.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
Artikel Terkait
-
Rekam Jejak Buya Syafii Maarif, Jurnalis yang Jadi Ketum PP Muhammadiyah dan Disebut Layak Jadi Pahlawan Nasional
-
Bisakah Pahala Dihadiahkan untuk Orang Tua yang Telah Meninggal? Ini Penjelasan Muhammadiyah
-
Bersinergi dengan Mahasiswa KKN, Tim PkM Ilkom UNY Gelar Pelatihan Pengembangan Konten Promosi Kampung Wisata
-
4 Aturan Non Muslim Mengajar di Sekolah Muhammadiyah, Boleh Pakai Kalung Salib?
-
Non Muslim Boleh Mengajar di Sekolah Muhammadiyah? Ini Penjelasannya
News
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui