Dalam rangka meningkatkan kesadaran lingkungan, Mahasiswa KKN UIN Prof.K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar acara edukasi sampah dan penanaman pohon pada Rabu (19/02) Hari ini. Program kerja ini berdasarkan arahan Bapak Muh. Hikamudin Suyuti, S.S., M.S.I. selaku Dosen Pembimbing Lapangan
Acara ini merupakan bagian dari program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yang berkolaborasi dengan komunitas Oemah Alam Mandala. Kegiatan ini melibatkan Om Joko sebagai narasumber, rekan-rekan KKN, serta siswa-siswi MI Ma'arif NU Tegalsari. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memahami perbedaan antara sampah organik dan anorganik.
Dalam kegiatan tersebut, Om Joko selaku narasumber memberikan pemaparan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya.
“Kita bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan langkah sederhana, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Jika kita semua melakukan ini, lingkungan kita akan tetap bersih dan sehat,” ujar Om Joko.
Selain itu, Om Joko juga menjelaskan mengenai perbedaan antara sampah organik dan anorganik. Sampah organik, seperti sisa makanan dan dedaunan, dapat terurai secara alami dan bisa diolah menjadi kompos. Sementara itu, sampah anorganik, seperti plastik dan kaca, memerlukan waktu yang sangat lama untuk terurai sehingga perlu didaur ulang agar tidak mencemari lingkungan.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, siswa-siswi MI Ma’arif NU Tegalsari juga melakukan aksi penanaman pohon di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghijauan dan manfaat pohon dalam menjaga kualitas udara serta ekosistem.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan kebiasaan hidup bersih serta ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi langkah awal dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan sehat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Wisata Bukit Flora, Surga Wisata untuk Melihat Ragam Koleksi Tanaman Hias
-
Atasi Gunung Sampah, Unilever Indonesia & GIZ Indonesia Luncurkan Proyek SULE-WM untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
-
Cara Unik Perusahaan BUMN Kelola Sampah
-
Taman Safari Prigen, Disebut Jadi yang Terbesar di Asia
-
Sampoerna dan Waste4Change Daur Ulang Hampir 3 Ton Sampah pada 2024
News
-
Gandeng Astra, Perjuangan Kang Edai Angkat Budaya Suku Osing Berbuah Manis
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?
Terkini
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Kung Fu Soccer: Sajikan Perpaduan Seni Bela Diri dan Taktik Bola Modern
-
Wangi Pastry Hangat! Ini 5 Parfum Lokal Aroma Butter yang Creamy dan Gurih
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing