TK Tarakanita serta SD dan SMP Santo Yosef melaksanakan aksi nyata dalam memperingati Hari Sampah Nasional 2025 dengan menggelar Gerakan Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) di Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (16/2).
Dalam kegiatan ini, mereka membagikan eco enzyme dan tas spunbond kepada pengunjung yang masih menggunakan tas plastik sebagai upaya mengurangi sampah plastik dan mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup ramah lingkungan.
Aksi ini melibatkan siswa, guru, dan orang tua yang secara aktif membagikan eco enzyme dan tas spunbond sambil memberikan edukasi mengenai bahaya sampah plastik dan pentingnya beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Eco enzyme yang dibagikan merupakan hasil fermentasi limbah organik yang dapat digunakan sebagai pembersih alami dan pupuk cair, sedangkan tas spunbond diberikan sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi sampah plastik dan beralih ke kebiasaan yang lebih ramah lingkungan. Kami juga berharap siswa-siswi kami tumbuh menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi,” ujar Ibu Lucia Kriswiyanti, Kepala TK Tarakanita Surabaya
Tidak hanya membagikan eco enzyme dan tas spunbond, para siswa juga berkeliling area CFD dengan membawa poster edukatif dan meneriakkan yel-yel yang mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik.
Dengan penuh semangat, mereka menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan dan mengedukasi pengunjung tentang dampak buruk sampah plastik terhadap ekosistem.
Aksi ini disambut dengan antusias oleh para pengunjung CFD. Banyak yang merasa terinspirasi dan terdorong untuk mulai mengurangi penggunaan plastik.
“Anak-anak ini sangat kreatif dan inspiratif. Saya jadi sadar pentingnya mengurangi plastik dan mulai beralih ke tas yang bisa digunakan berulang kali,” ujar Suharyanto, salah satu pengunjung CFD yang menerima tas spunbond.
Dengan adanya aksi nyata ini, TK Tarakanita serta SD dan SMP Santo Yosef berharap dapat turut serta dalam upaya mengurangi sampah plastik sekaligus memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud penerapan nilai-nilai KPKC Tarakanita serta komitmen sekolah dalam mendukung pencapaian Karakter Nilai Ketarakanitaan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Artikel Terkait
-
Unik! Tahanan Kasus Curanmor Menikah di Polsek
-
Murka Paul Munster Usai Persebaya Surabaya Dihajar Dewa United
-
BRI Liga 1: Dewa United Ingin Lengserkan Persebaya dari Peringkat Kedua
-
Paul Munster Nobatkan Dewa United Jadi Tim Terkuat, Persebaya Jaga Momentum
-
Egy Maulana Vikri Siap Bangkit, Dewa United Pelajari Cara Bermain Persebaya
News
-
Dampak Tragedi KA di Bekasi Timur: PT KAI Batalkan Belasan Rute Jarak Jauh
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Mau Nonton Lebih Irit? XXI Sekarang Bolehkan Bawa Tumbler, Ini Syaratnya!
Terkini
-
Hak yang Dikhianati: Ketika Pendidikan Dibiarkan Jadi Privilege
-
HP Paling Worth It 2026? iQOO 15R Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Ulasan If Wishes Could Kill: Saat Permohonan Berubah Jadi Teror Kematian
-
Sambut Takdir Cinta dengan Tulus, TWS Resmi Comeback Lewat Lagu 'You, You'