Aksi nyata kembali dilakukan oleh siswa SMP Santo Yosef dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025. Dengan semangat tinggi, mereka mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”, berkomitmen menjaga lingkungan dengan memungut sampah di area sekolah dan kawasan TIJ Surabaya.
Tak sekadar membersihkan, para siswa juga belajar memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering dikumpulkan untuk diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dan kertas akan didaur ulang.
Dengan langkah ini, mereka tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membantu mengurangi dampak sampah terhadap bumi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala SMP Santo Yosef, Ibu Margareta Fitri.
“Kesadaran lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Melalui aksi ini, para siswa belajar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Salah satu siswa, Angel mengaku bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman berharga.
“Saya jadi lebih sadar betapa pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan memilahnya dengan benar. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya dengan penuh semangat.
Melalui aksi ini, SMP Santo Yosef membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan tindakan nyata. Dengan kolaborasi dan kerja sama, impian Indonesia yang lebih bersih dan hijau semakin dekat untuk terwujud.
Tidak berhenti di sini, SMP Santo Yosef merencanakan program jangka panjang berupa “Eco School Project”. Program ini mencakup edukasi lingkungan secara berkala, bank sampah, serta pengolahan limbah organik menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan masyarakat sekitar.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berlangsung sehari, tetapi menjadi kebiasaan dan budaya di lingkungan sekolah,” tambah Ibu Margareta Fitri
Sebagai tindak lanjut, para siswa juga akan mengadakan kampanye media sosial dengan tagar #KolaborasiBersih2025 untuk mengajak lebih banyak orang berpartisipasi dalam aksi peduli lingkungan. Dengan begitu, semangat menjaga kebersihan tidak hanya dirasakan di sekolah, tetapi juga tersebar lebih luas.
Dengan inovasi dan langkah nyata ini, SMP Santo Yosef tidak hanya mendidik siswa tentang kebersihan, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. Aksi kecil mereka hari ini adalah investasi besar untuk masa depan bumi yang lebih hijau!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Artikel Terkait
-
Selamatkan Bumi dari Plastik, TK Tarakanita dan SD-SMP Santo Yosef Ajak Warga CFD Taman Bungkul Surabaya Beraksi
-
Unik! Tahanan Kasus Curanmor Menikah di Polsek
-
Murka Paul Munster Usai Persebaya Surabaya Dihajar Dewa United
-
BRI Liga 1: Dewa United Ingin Lengserkan Persebaya dari Peringkat Kedua
-
Paul Munster Nobatkan Dewa United Jadi Tim Terkuat, Persebaya Jaga Momentum
News
-
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2026: Saatnya Cinta Jadi Tindakan Nyata
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
Terkini
-
Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu
-
Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue
-
Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing